Selasa, 17/05/2016, 07:19:21
Atlet Berprestasi Tinggal di Rumah Kurang Layak Huni
-Laporan Takwo Heriyanto

Ketua KONI Brebes, Bambang Edi Prabowo saat menyambangi rumah atlit gulat berprestasi (Foto: Takwo Heriyanto)

PanturaNews (Brebes) - Selain sebagai bentuk kepedulian yang tinggi terhadap atlet berprestasi di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Brebes juga prihatin atas kondisi rumah yang sudah dianggap kurang layak huni bagi keluarga atlet berprestasi tersebut.

Itu diketahui saat jajaran pengurus KONI Kabupaten Brebes menyambangi ke sejumlah rumah atlet berprestasi untuk lebih menjalin silaturahim. Salah satunya adalah saat mereka mengunjungi rumah atlet gulat yang masuk dalam tim Jawa Tengah untuk ajang PON 2016, Bayu Sumanto, di Desa Wanasari, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Selasa 17 Mei 2016.

Kedatangan rombongan pengurus KONI Kabupaten Brebes yang dipimpin langsung oleh Ketua KONI setempat, Bambang Edi Prabowo, didampingi penasehat Pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Brebes, Dasirin ini cukup mengagetkan bagi keluarga Bayu Sumanto, karena tanpa adanya persiapan.

Meski begitu, keluarga atlet gulat yang masuk dalam tim PON Jateng ini, menyambut baik dan hangat dengan kedatangan rombongan dari jajaran pengurus yang merupakan induk olahraga itu.

Ketua KONI Kabupaten Brebes, Bambang Edi Prabowo mengatakan, kegiatan kunjungan ke rumah atlet itu merupakan bagian program lembagannya dalam menjalin hubungan dan silaturahmi dengan para keluarga atlet. Selain itu, untuk mengetahui langsung keberadaan para atlet dan keluargannya. Sehingga, kedepan dapat menjadi masukan dalam menentukan arah serta program pembinaan atlet di Brebes.

Apalagi, jajaran pengurus juga mendapatkan masukan jika beberapa atlet berprestasi di Brebes tinggal di rumah yang kurang layak. "Kami datang untuk bersilaturahmi, sekaligus sedikit memberikan informasi terkait program KONI Kabupaten Brebes yang akan memberikan dana kesejahteraan ke atlet berprestasi ini," terang Kowo, panggilan akrabnya, disela-sela silaturahminya.

Kowo menjelaskan, sesuai rencana program kerja KONI, bahwa di tahun 2016 ini telah disiapkan anggaran senilai Rp 500 juta untuk dana kesejahteraan bagi atlet berprestasi di daerahnya. Salah satu penerimannya adalah Bayu Sumanto, karena telah masuk dalam tim PON Jateng. Dana itu kini dalam penggodokan akhir tim, dan rencananya dalam bulan ini akan disalurkan langsung ke para atlet penerima.

"Khusus Gulat ada sebanyak 21 atlet berpretasi yang akan menerima, termasuk dua atlet yang masuk tim PON. Para penerima itu diseleksi berdasarkan usulan yang disampaikan masing-masing kecabangan olahraga," terang Kowo.

Terkait dengan kondisi rumah yang ditempati keluarga Bayu Sumanto, kata Kowo, pihaknya mengaku prihatin. Sebab, selama ini Bayu Sumanto bersama kelurgannya ternyata tinggal di rumah yang kurang layak. Bahkan, dindingnya hanya terbuat dari asbes dan anyaman bambu. Sedangkan untuk berlatih hanya mengandalkan alat apa adanya yang diletakan di halaman rumah.

"Melihat ini kami prihatin. Apalagi, keluarga Bayu Sumanto ini ternyata semuanya atlet gulat berpretasi di Brebes. Bahkan, sudah berulangkali membawa nama harum Kabupaten Brebes. Namun, mereka selama ini tinggal di rumah yang kurang layak," tutur dia.

Pihaknya mengaku akan berupaya memfasilitasi kepada Pemkab Brebes agar mendapat bantuan rehab perbaikan rumah. Menginggat, di Pemkab terdapat beberapa program bantuan perbaikan rumah, seperti Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

"Somaga saja, nanti Pemkab Brebes bisa cepat meresponnya," ucap dia.

Sementara, Surkiwi (48), orang tua Bayu Sumanto menyampaikan, keluargannya selama ini hidup ala kadarnya. Suaminya bekerja sebagai buruh bangunan serabutan. Sedangkan, Bayu Sumanto berhasil sekolah di semester 4 Fakultas Ilmu Keolahragaan UNNES Semarang, karena mendapat beasiswa atas prestasinya di olahraga gulat. Selain Bayu Sumanto, tiga anak lainnya juga menjadi atlet gulat dan berprestasi hingga tingkat Jateng.

"Saya senang mendapat kabar adanya perhatian dari KONI ini. Apalagi, KONI juga akan berupaya minta bantuan Pemkab Brebes, agar mendapat program perbaikan rumah ini. Semoga saja Pemkab bisa merealisasikannya," harapnya.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita