Senin, 16/05/2016, 06:29:00
Prihatin Kasus Yuyun, Revolution Gandeng MBB
-Laporan Takwo Heriyanto

Para pegiat Street Art Mural dari MBB berkolaborasikan selama atraksi band berlangsung di Stadioan karangbirahi (Foto: Takwo Heriyanto)

PanturaNews (Brebes) - Aksi keperihatinan terhadap kasus atas peristiwa tragis yang menimpa Yuyun (14) bocah korban pemerkosaan 14 pria, hingga kini masih terus berlanjut dilakukan oleh berbagai elemen masyarakat diseluruh Indonesia.

Tak terkecuali di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Sebuah gelaran musik kreatif bertemakan "Revolution" persembahan Yaull Cloth, Pimpinan Wisnu Pradopo, menggandeng berbagai unsur dari kreator muda.

Seperti dari kelompok Teater Gambreng dan seniman rupa pegiat Street Art Mural dari Milisi Brebes Bermural (MBB), yang diketuai Gus Bill, mereka berkolaborasikan selama atraksi band berlangsung secara bersamaan, di halaman Stadioan karangbirahi Brebes, Minggu 15 Mei 2016.

Kegiatan acara musik lokal tersebut melibatkan 15 grup band lokal asal Kabupaten Brebes. Bahkan, dari luar kota seperti, Tegal, Bumiayu, Cilacap, Purbalingga, Cirebon, dan Indramayu juga turut memeriahkan acara tersebut.

Adapun sebagai bintang tamu di acara puncak Acara, yakni dari Bandung yang sudah tidak asing lagi dalam scene musik underground, yaitu grup band Revenge The Fate. Acara yang disakikan para kaula muda tersebut mendapat pengamanan ketat dari unsur panitia, termasuki aparat kepolisin dan TNI setempat.

Pimpinan Yaull Cloth Brebes Wisnu Pradopo, saat dikonfirmasi merasa bangga dapat mengkolaborasikan musik, teater dan mural yang turut menggerakan semua unsur kreatifitas seni lokal dari Kabupaten Brebes.

"Saya berharap diacara kedepannya semakin berbobot. Selain acara yang dibuat tidak sekedar hura-hura belaka, juga dapat memberikan pesan dan semakin bermakna. Saya juga tidak lupa menyampaikan rasa salut dan terimakasihnya kepada para pengunjung kawula muda, yang Tidak rusuh," tutur Wisnu.

Sementara, Ketua Milisi Brebes Bermural (MBB) Gusbill mengatakan, tujuan acara tersebut Semakin berwarna. Sebab, berisi pesan sesuai peristiwa yang terjadi di Republik indonesia maupun belahan dunia.

"Sebelumnya kolaborasi acara musik Yaull Cloth dengan MBB juga pernah dilakukan, yakni pada 2015 lalu, di event Rocktober yang mengusung tema mural Salim Kancil. Dan kali ini mengusung tema kekerasan seksual anak kecil atas tragedi yang menimpa Yuyun. Kegiatan Ini juga sekaligus bagian dari perjalanan mural dari MBB dengan tema Yuyun di 5 Kota/Kabupaten, diantaranya selain di Brebes sendiri, juga di Kutoarjo, Tegal, Purwokerto dan Kebumen," papar Gusbill.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita