Dengan semangat, Hj Idza Priyanti membakar ikan pada Festival Bahari Nusantara di Parin, Randusanga Kulon (Foto: Takwo Heryanto)
PanturaNews (Brebes) - Bupati Brebes, Hj Idza Priyanti SE membakar ikan bersama masyarakat untuk memberikan pembelajaran gemar makan ikan (Gemari), pada Festival Bahari Nusantara yang digelar di Pantai Randusanga Indah (Parin), Randusanga Kulon, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Minggu 08 Mei 2016.
Kegiatan ini sebagai upaya memanfaatkan hasil laut, dan pemenuhan gizi masyarakat Kabupaten Brebes. “Brebes memiliki dataran pantai yang membentang dari Losari hingga Kaligangsa, tentu potensinya sangat besar dan harus kita dayagunakan,” ajak Bupati Brebes ketika menyampaikan sambutan.
Masyarakat pantai, kata Bupati, memiliki kebiasaan yang sangat kuat dalam memperjuangkan kehidupannya. Kegigihannya berlayar dalam menangkap dan mencari ikan tak kenal batas waktu. Memang itulah warisan nenek moyang kita, sebagai seorang pelaut.
“Sebagai penghargaan kepada para pelaut, Festival Bahari Nusantara ini sangat bagus, untuk menggugah semangat perjuangan,” kata Idza.
Didampingi Wakil Bupati Brebes, Narjo SH, bersama masyarakat ramai-ramai membakar Ikan untuk selanjutnya dimakan bersama. Festival yang digelar Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Brebes ini, berlangsung meriah.
“Aku wong Brebes, ya kudu seneng iwak eben uteke pinter (Saya orang Brebes, ya harus suka ikan biar otaknya pintar),” ujar Amin, warga Randusanga saat menyantap ikan bakar di sela-sela kegiatan.
Dia berharap, kegiatan Festival Bahari Nusantara tidak saja bakar ikan, tetapi ada lomba-lomba lain sehingga makin meriah. “Kalau bisa, ada kegiatan mancing ikan, tangkap ikan atau lomba membakar ikan tercepat,” usul Amin.
Ketua Panitia Festival Bahari Nusantara, Narjo SH menjelaskan, kegiatan Festival Bahari Nusantara digelar secara serentak di seluruh Indonesia. Untuk Jawa Tengah, dipusatkan di Kabupaten Pati. Brebes di Par In, untuk sekaligus menyemarakan liburan panjang akhir pekan.
Dia mengatakan, kegiatan ini akan diagendakan setiap tahun dengan berbagai variasi kegiatan. "Untuk kali pertama ini, memang hanya sederhana," tandasnya.