Minggu, 08/05/2016, 02:28:59
Kader PDIP Harus Memberi Manfaat pada Masyarakat
-Laporan SL Gaharu

Edy Suripno berorasi dihadapan ratusan kader pada Saresehan HUT PDIP di Kampung Seni komplek PAI Tegal (Foto: Dok)

PanturaNews (Tegal) - Pengurus Ranting, PAC, DPC, Fraksi DPRD, Satgas serta Departemen Wanita PDI Perjuangan Kota Tegal, Jawa Tengah, merupakan ototnya partai. Kalau semua otot sudah menjalar ke seluruh tubuh, maka dalam melangkah akan menjadi kuat dan terarah. PDI Perjuangan harus bisa memberi manfaat kepada masyarakat.

Demikian dikatakan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tegal, H Edy Suripno, SH. MH dihadapan ratusan kader pada Saresehan dalam rangkaian HUT PDI Perjuangan, di Kampung Seni komplek Pantai Alam Indah (PAI) Tegal, Minggu 08 Mei 2016 siang.

“Semua kader sebagai piranti partai harus kita bangun untuk mengembalikan kejayaan partai. Berjuangan dan memberi manfaat untuk masyarakat, berjuang untuk kesejahteraan rakyat. Ibarat kerbau, kalau sudah pernah ‘keblosok’ sekali tidak mungkin mengulang ‘keblosok’ lagi di lubang yang sama. Sekarang kerbau itu sudah punya otot yang kuat, dan kita juga memiliki spirit kuat untuk menang,” kata Edy Suripno yang akrab disapa Uyip.

Menurutnya, saresehan untuk berdiskusi antar kader bagaimana memiliki spirit untuk berjuang membesarkan partai. Untuk itu, dalam penempatan pengurus struktur partai di tingkat Anak Ranting dan Ranting harus ditempatkan kader yang cuma niat belajar saja, tapi kader yang memiliki kemampuan untuk mengurus partai yang sudah banyak dimiliki PDI Perjuangan.

“Maka saat penjaringan pengurus Ranting, kita akan melibatkan proses demokrasi dengan mendiskusikan siapa yang layak menjadi pengurus Ranting. Di dalam tubuh PDI Perjuangan jangan ada politik-politikan, dukung mendukung personal. Kita harus berbicara mengedepankan partai. Untuk mekanismenya, kami sedang menggodok bagaimana teknisnya,” tandas Uyip.

Ditambahkan, semua kader PDI Perjuangan Kota Tegal harus berjuang dan memberikan manfaat kepada masyarakat lingkunganya. “Perjuangan kita harus bermanfaat untuk semua masyarakat, karena partai politik akan bertahan selamanya kalau kita bias member manfaat,” ujarnya.

Sementara Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Tegal, Sutari, SH,MH pada kesempatan saresehan dengan tema “PDI Perjuangan Dulu, Sekarang dan yang akan Datang” menyemangati kader, bahwa PDI Perjuangan Kota Tegal harus mengembalikan kejayaanya seperti pada Pemilu tahun 1999.

Dikatakan Sutari, pada Pemilu 1999, PDI Perjuangan Kota Tegal mampu meraih 12 kursi di DPRD atau 40 persen dari jumlah kursi yang ada. Sedangkan pada Pemilu 2014, turun menjadi 8 kursi di DPRD. Spirit kemenangan PDI Perjuangan itulah, harus kita jadikan semangan ke depan dalam berjuang.

“Kejayaan partai pada 1999, kita jadikan spirit dan semangat untuk merebut kembali. Semangat itu harus menjadi tugas kita semua, bukan hanya tugas pengurus partai.” Tutur Sutari.

Selain saresehan, di tempat yang sama PDI Perjuangan Kota Tegal juga menggelar makan ikan bakar bersama. Untuk acara itu, panitia sengaja menyediakan 4 kwital ikan berbagai jenis, serta tukang bakar khusus.

“Sebagai Negara kelautan, kami sengaja menggelar makan ikan bersama, karena ikan adalah sumber energy yang bisa dikonsumsi oleh semua orang. Acara dalam rangkaian HUT PDI Perjuangan ini, diikuti oleh ratusan structural PDI Perjuangan dari mulai DPC sampai Anak Ranting,” jelas Uyip yang juga Ketua DPRD Kota Tegal.

Pada sesi diskusi masing-masing kader mengajukan pertanyaan dan saran kepada pengurus DPC PDI Perjuangan. Seperti salah satu kader dari Ranting PDI Perjuangan Debong Tengah, Martono. Dia mengatakan bahwa kader partai harus jadi kader yang sebenarnya.

“Kader partai selamanya harus jadi kader, walaupun sudah tidak dari pengurus lagi. Kader partai juga harus paham apa itu PDI Perjuangan, bukan apa itu politik,” kata Martono.

Saran dan masukan juga diutarakan Ketua PAC PDI Perjuangan Tegal Barat, Muji Raharjo. Dia menyatakan bahwa kader partai harus berjuang, agar kejayaan pada tahun 1999 dapat terulang lagi.

Selanjutnya kader-kader dari berbagai ranting juga angkat bicara. Ketua PAC PDI Perjuangan Margadana, Rasanto juga membahas bagaimana perjuangan kader-kader memenangkan Pemilu ataupun Pilkada. Pada saat yang sama, ada pula kader yang mengusulkan soal santunan kematian dan kader yang sakit, serta seringnya pengurus DPC turun dan berbaur dengan kader yang paling bawah.

 


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita