Wakil Bupati Brebes, Narjo menggunting rangkaian melati saat peresmian Puskeswan Wanasari (Foto: Takwo Heriyanto)
PanturaNews (Brebes) - Pemerintah Kabupupaten (Pemkab) Brebes, Jawa Tengah, melalui Dinas Peternakan setempat, ternyata sudah memiliki 12 Puskesmas Hewan (Puskeswan) yang tersebar di wilayahnya.
Salah satunya adalah Puskeswan di wilayah Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, yang baru saja diresmikan oleh Bupati Brebes, Hj. Idza Priyanti SE yang diwakili Wakil Bupati Brebes, Narjo dengan disaksikan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jateng, Agus Wariyanto, Senin 02 Mei 2016.
Kepala Dinas Peternakan Pemkab Brebes Yulia Hendrawati mengungkapkan, diresmikannya Puskeswan Wanasari itu merupakan bentuk perluasan pelayanan bagi masyarakat, khususnya peternak dan warga yang memiliki hewan peliharaan. Selain itu, sebagai upaya mengantisipasi penyebaran penyakit hewan ternak berbahaya.
"Dengan diresmikannya Puskeswan Wanasari ini, berarti saat ini kami telah memiliki 2 puskeswan. Yakni, di kecamatan Bumiayu dan Wanasari," ujar Yulia didampingi Kabid Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner drh Jhoni Murahman.
Dia menjelaskan, keberadaan dua puskeswan itu dinilai masih belum maksimal untuk melayani seluruh wilayah Brebes. Sebab, idealnya setiap puskeswan hanya melayani 6 wilayah kecamatanan.
Namun untuk sementara, Puskeswan Wanasari melayani 11 wilayah Kecamatan di pantura, barat dan tengah. Sedangkan di Puskeswan Bumiayu melayani 6 kecamatan di wilayah Brebes bagian selatan.
"Kedepan kami berencana menambah dua puskeswan lagi untuk wilayah tengah dan barang," terangnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, fasilitas yang ada di puskeswan itu, di samping melayani pemeriksaan hewan ternak berupa vaksinasi dan pengobatan, juga layanan pemeriksaan reproduksi hewan serta konsultasi.
"Tak hanya itu, layanan informasi mengenai perkembangan teknologi peternakan juga kami berikan kepada masyarakat melalui Puskeswan ini," terangnya.
Sementara, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jateng, Agus Wariyanto menambahkan, keberadaan puskeswan itu merupakan salah satu cara untuk bagaimana mengantisipasi penyebaran penyakit hewan, khususnya penyakit yang berbahaya bagi manusia.
Sehingga, dengan adanya Puskeswan itu pihaknya dapat memberikan pelayanan sekaligus mengantisipasi serta menangani dengan cepat apabila terjadi penyakit hewan yang berbahaya.
"Puskeswan ini layanan yang dberikan bukan hanya untuk hewan ternak, tetapi juga bagi hewan peliharaan," ucapnya.
Puskeswan yang baru diresmikan itu, lanjut dia, sangat penting perannya. Apalagi berada di jalur pantura Kabupaten Brebes. Menginggat, wilayah Kabupaten Brebes merupakan daerah perbatasan antara provinsi Jateng dan Jabar. Selain itu menjadi daerah lintasan bagi lalu lintas ternak.
"Sehingga, keberadaan puskeswan ini kami nilai sangat strategis dalam upaya mengantisipasi penyakit hewan berbahaya ini," tandasnya.