Bupati Brebes langsung meninjau lokasi penyebab banjir di Sungai Keruh Desa Penggarutan (Foto: Zaenal Muttaqin)
PanturaNews (Brebes) - Penanganan penyebab banjir bandang yang menerjang pemukiman warga dan infrastruktur di Desa Adisana, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jumat 26 Februari 2016 lalu, akan dilakukan secepatnya. Penanganan dilakukan dengan membangun tanggul pengaman Sungai Keruh di titik luapan penyebab bencana banjir.
"Pemerintah Kabupaten Brebes akan secepatnya melakukan penanganan untuk mencegah terjadinya banjir kembali," ujar Bupati Brebes, Hj Idza Priyanti SE saat meninjau lokasi penyebab banjir di Sungai Keruh, Desa Panggarutan, Minggu 28 Ferbruari 2016.
Diterangkan Idza, tanggul pengaman yang sebelumnya telah hancur akan dibangun sepanjang 100 meter. Tanggul rencananya dibangun dengan kontruksi bronjong berisi batu. Alur sungai juga akan dinormalkan minimal sepanjang 125 meter menggunakan alat berat.
Normalisasi dilakukan, lanjutnya, karena kondisi sungai yang telah dangkal akibat banjir yang membawa material batu. Sungai akan dinormalkan baik kedalamannya maupun alurnya, melalui pengerukan menggunaka alat berat.
"Dalam waktu dua hari kedepan akan segera kita mulai penanganan, baik normalisasi maupun pembuatan tanggul pengaman," tandas Idza.
Sarana irigasi yang telah rusak akibat terjangan banjir, juga akan dilakukan perbaikan. Saluran irigasi sekunder Bulakan yang telah rusak akan dibangun kembali dan ditinggikan seperti semula. Pintu air yang telah rusak juga akan diperbaiki dengan mengganti yang baru.
Lebih lanjut dikatakan, lahan pertanian yang mengalami kerusakan seluas 10 hektar di Desa Adisana, rencananya juga akan diberikan bantuan untuk pemiliknya dengan diganti bibit minimal 25 kilogram per hektar. Begitu pula dengan sarana dan prasarana jalan yang mengalami kerusakan akibat banjir bandang, segera dianggarkan untuk perbaikan.
Selain meninjau lokasi penyebab banjir, Bupati Brebes juga meninjau ke Desa Adisana yang telah diterjang banjir bandang. Kondisi kerusakan lahan dan saluran irigasi juga dilihat langsung, tak ketinggalan pula pipa jaringan air bersih PDAM juga ditinjau.
"Jaringan pipa PDAM yang rusak juga akan diperbaiki, agar pasokan airnya kembali normal," tutur Idza.
Kunjungan Bupati Brebes ke sungai Keruh Penggarutan dan lokasi banjir bandang di Desa Adisana, didampingi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Satibi, Camat Bumiayu, Urip Rosidik, Sekcam Bumiayu, Eko Purwanto, Kepala UPT Dinas Pengairan dan Energi sumber Darya Mineral (ESDM) Pemali Hulu, Tasali dan juga lainnya.
Perlu diketahui, banjir bandang menerjang Desa Adisana, pada Jumat 26 Februari 2016. Tepatnya, di Dukuh Krajan dan air yang mengalir cukup deras itu, merendam jalan dan sebagian pemukiman warga di RT 03, 04,05, 06, 07 dan RT 09 di RW 01.
Banjir bandang melanda mulai pukul 16.00 WIB setelah terjadi hujan deras yang turun sejak siang hari. Luapan air dengan arus yang deras setinggi lutut hingga pinggang orang dewas itu, menerjang area pesawahan dan juga jalan utama hampir sepanjang satu kilometer lebih.
Beberapa rumah warga juga ada yang terkena limpasan banjir itu, dan beberapa tonggak kayu juga nampak terbawa arus dan menyangkut pinggiran jalan.
Banjir bandang terjadi akibat sungai Keruh yang letaknya tak jauh dari desa tersebut meluap. Titik luapan air berada di blok Desa Penggarutan. Pada titik tersebut alur sungai berpindah, karena terjadi pendangkalan oleh timbunan batu, pasir dan material sungai lainnya.
Bandang pada sore itu yang kedua kalinya. Sebelumnya atau pada hari Rabu 24 Februari 2016, juga terjadi banjir bandang dan merendam wilayah tersebut.