Rumah warga diterjang banjir bandang akibat luapan air sungai di Desa Adisana (Foto: Zaenal Muttaqin)
PanturaNews (Brebes) - Banjir bandang menerjang Desa Adisana, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Jumat 26 Februari 2016. Tepatnya, di Dukuh Krajan dan air yang mengalir cukup deras itu, merendam jalan dan pemukiman warga di RT 03, 04,05, 06, 07 dan RT 09 di RW 01 Desa Adisana.
Penuturan warga, banjir bandang melanda mulai pukul 16.00 WIB setelah terjadi hujan deras yang turun sejak siang hari. Luapan air dengan arus yang deras setinggi lutut hingga pinggang orang dewas itu, menerjang area pesawahan dan juga jalan utama hampir sepanjang satu kilometer lebih.
Beberapa rumah warga juga ada yang terkena limpasan banjir itu, dan beberapa tonggak kayu juga nampak terbawa arus dan menyangkut pinggiran jalan.
Banjir bandang terjadi akibat sungai Keruh yang letaknya tak jauh dari desa tersebut meluap. Informasi yang diperoleh, titik luapan air berada di blok Desa Penggarutan yang berada di seberang sungai Keruh. Pada titik tersebut alur sungai Keruh berpindah, karena terjadi pendangkalan oleh timbunan batu, pasir dan material sungai lainnya.
"Air sungai meluap karena sungai menjadi dangkal oleh material sungai yang terbawa oleh arus dari hulu," kata Nursidik (45) warga Adisana.
Warga lainya, banjir bandang pada sore itu yang kedua kalinya. Sebelumnya atau pada hari Rabu 24 Februari 2016, juga terjadi banjir bandang dan merendam wilayah tersebut.
“Dua hari yang lalu juga terjadi banjir tapi tidak sebesar ini, dan peristiwa ini baru terjadi kali ini," kata H Mustafid (60).
Belum diketahui kerusakan yang timbul akibat banjir dadakan tersebut. Karena saat berita ini ditulis, air masih merendam wilayah itu dengan aliran cukup deras. Warga setempat juga nampak berjaga-jaga di beberapa sudut jalan yang aman.
Camat Bumiayu, Urip Rosidik dan Sekcam Eko Purwanto, nampak meninjau ke lokasi melihat langsung kondisi warga. Warga juga diingatkan untuk selalu waspada, karena banjir susulan bisa terjadi jika hujan deras lagi.