Jumat, 29/01/2016, 08:01:25
Membimbing Perjalanan Menuju Kesuksesan
Oleh: Ade Junaedi
--None--

Ilustrasi

Kesuksesan merupakan tercapainya sesuatu yang diharapkan. Perasaan gembira, bahagia, bangga selalu mengiring setiap kesuksesan. Tidak ada orang yang tak menginginkan kesuksesan dalam setiap pekerjaannya. Namun tak ada kesuksesan yang didapat dengan cara mudah, dibutuhkan perjuangan serta pengorbanan untuk mencapai puncak kesuksesan. Perjalanan yang panjang, jatuh bangun ketika berusaha adalah saksi.

Setiap orang pasti pernah berjuang untuk mencapai kesuksesan. Hasil akhir dari perjuangan tersebut,orang yang berjuanglah yang bisa menilainya. Kesuksesan bersifat relatif, penilaiannya berdasarkan sudut pandang yang berbeda-beda. Maka ada beberapa orang yang beranggapan bahwa yang terpenting adalah bukan kesuksesannya, tetapi proses untuk mencapai kesuksesan.

Ketika proses untukmencapai kesuksesan dimulai,berarti sedang menjalaniujian pada bagian kecil dari kehidupan manusia. Saat yang bersamaan pula, manusia diterpa dengan berbagai macam cobaan. Baik yang bersifat menyenangkan, yang mampu melenakan atau cobaan yang bersifat menyakitkan, yang berdampak keputusasaan hingga bisa mengakhiri segala perjuangan. Sebuah proses dalam kehidupan sering dijadikan pelajaran bagi orang dewasa, dan akan dijadikan suatu pedoman untuk kehidupan anaknya ketika akan menggapai kesuksesan yang diharapkannya kelak.

Orangtua dan lingkungan memegang perananpenting dalam tumbuh kembangnya seorang anak. Baik jiwa maupun raga.Sebagai orangtua yang pernah merasakan pahit getirnya kehidupan, tentunya sudah mengantisipasi segala sesuatu untuk Si Buahhatinya. Bagi orangtua yang kurang beruntung dalam kehidupan keduniawiannya, tentu akan mengarahkan anaknya untuk tidak mengikuti jejaknya.

Sedangkan bagi orangtua yang sukses dikehidupan alam dunia ini, mendororong anaknya agar mengikuti jejaknya. Namun terkadang ada yang kurang disadari oleh orangtua tentang sosok anak.

Anak adalah manusia yang diciptakan Sang Maha Pencipta dengan membawa kekuarangan dan kelebihan pada jiwa dan raganya. Sama halnya dengan manusia-manusia yang pernah diciptakan sebelumnya. Apa yang ada pada diri seorang anak,tidak semuanya sama seperti apa yang ada pada orangtuanya. Maka alangkah bijaksananya jika para orangtua tidak memaksakan segala kehendaknya terhadap Sang buahhatinya.

DikaruniaBuahhati berarti mendapatkan amanah yang wajib untuk dijalankan. Kewajiban orangtua terhadap anak adalah memberikan hak selayaknya seorang manusia. Sejak pertam kali kehadirannya di dunia, segala kebutuhan hidupnya menjadi tanggungjawab kedua orangtuanya.

Perkembangan jiwa dan raganya, haruslah terkontrol sebagaimana mestinya. Dan jangan pernah mengabaikan potensi yang ada pada diri seorang anak. Potensi atau bakat mampu mempengaruhi kehidupannya kelak. Alangkah bijaknya jika orangtua memberikan jalan untuk menggapai kesuksesan dari pontensi yang dimiliki anaknya.

Membahas tentang potensi anak, sebagai orangtua hendaknya mengakui dan merasa bangga dengan apa yang menjadi kelebihan didalam diri anaknya. Ada beberapa kasus, orangtua tidak menyukai potensi yang dimiliki anaknya. Seperti seorang anak memiliki potensi besar pada dunia seni, namun orangtua tidak menyukainya. Sehingga dengan bekal kekuasaan dan kekuatanya, orangtua tegamerintanginya. Tujuannya tidak lain, agar anak beralih menekuni kegiatan yang disukai orangtua.

Melihat, memperhatikan, membimbing dan mendukung, jika berminat ikut serta menekuni potensi yang dimiliki Buahhati. Jika sejak awal orangtua sudah mendukung dan lingkungan sekitarnya ikut berpihak, sampai kapanpun seorang anak akan mencintai dan menekuni bakatnya. Walaupun terkadang pada masa-masa tertentu akan mengalami kebimbangan atau kejenuhan, dengan bekal bimbingan dan dukungan yang baik, seorang anak tak akan larut dengan permasalahannya. Ia dengan mudah akan kembali menekuni potensinya.

Pada dasarnya kebahagiaan orangtua merupakan kebahagiaan anak, begitupula sebaliknya. Memberi kebebasan, kepecayaan dan dukungan pada anak, akan membawa kesuksesan dari sesuatu yang dipilihnya. Apapun pilihannya, asalkan tidak bertentangan dengan ajaran agama, maka dukungan haruslah diberikan. Kesuksesan bersumber dari sesuatu yang dicintai dantak bosan untuk dikerjakan dengan sepenuh hati. Ketekunan berasal dari kenyamanan dari dalam hati.

Hati merasakan nyaman untuk menjalaninya, disertai dukungan dari orang-orang terdekat, lingkungan yang bersahabat, akan membawanya ke jalan kesuksesan. Hingga akhirnya dapat merasakan puncak kesuksesan yang hakiki, yaitu merasakan kebanggaan dan kebahagiaan.

(Ade Junaedi adalah Pekerja Kreatif tinggal di Jalan By Pass Tulung Agung, Blok. Pande 2, No. 23, RT. 09, RW. 2 Tulung Agung, Kertasemaya, Indramayu dan Perum Cikarang Baru, Jalan Beruang XIA, Block. G-2, No. 5 Kota Jababeka, Jayamukti, Cikarang Pusat, Bekasi. CP: 081316717788)

Tulisan dalam Kolom Opini ini adalah kiriman dari masyarakat. Segala tulisan bukan tanggung jawab Redaksi PanturaNews, tapi tanggung jawab penulisnya.

 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita