Beberapa kendaraan dengan hati-hati melintasi salah satu titik yang rusak di Jalan A Dahlan (Foto: Zaenal Muttaqin)
PanturaNews (Brebes) - Jalan Ahmad Dahlan di Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, mengalami kerusakan di beberapa titik. Kondisi tersebut sangat mengganggu arus lalu lintas di jalur yang kini mulai padat.
Jalan Ahmad Dahlan sepanjang 850 meter antara pertigaan Polsek Bumiayu sampai lampu mereh perempatan Langkap, merupakan jalur penghubung antar jalan Diponegoro do pusat Kota Kecamatan Bumiayu dengan jalan lingkar luar Bumiayu. Di sepanjang jalur ini ada beberapa sekolah, juga RSUD Bumiayu dan beberapa pertokoan, sehingga lalu lintas seringkali padat terutama pada jam-jam sibuk.
Kepala UPTD Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Wilayah Bumiayu, Suharto menyatakan, jalan Ahmad Dahlan mudah mengalami kerusakan akibat badan jalan yang rendah. Saat turun hujan jalan banjir dan drainase tidak berfungsi dengan baik, sehingga aspal sering mengelupas.
"Jalan cepat rusak karena di beberapa titik badan jalan lebih rendah dari drainase," katanya kepada PanturaNews.Com, Selasa 19 Januari 2016.
Menurutnya, untuk mengatasi persoalan itu jalan Ahmad Dahlan akan diperbaiki dengan kontruksi rigid beton pada tahun 2016 ini. Pemkab Brebes telah menganggarkan Rp 1 M untuk memperbaiki jalan itu melalui APBD tahun ini.
"Agar tidak cepat rusak rencananya akan diperbaiki dengan dirigid beton," ujar Suharto.
Dikatakan, kondisi jalan dan kontur tanah pada beberapa titik menjadi faktor utama yang menyebabkan jalan Ahmad Dahlan selama ini cepat rusak. Kontruksi rigid beton menjadi pilihan agar jalan lebih awet.
Selain itu, lebar jalan Ahmad Dahlan yang empat meter dengan mulai padatnya arus lalu lintas juga menjadi pemikiran untuk dilakukan pelebaran. Meski begitu belum direncanakan pada tahun ini, tapi pada tahun anggaran berikutnya.
"Untuk pelebaran jalan tidak atahun ini, tapi sudah menjadi pemikiran juga," tandas Suharto.