Bupati Brebes menyalami calhaj saat dilepas dari Islamic Center (Foto: Dok/Takwo Heryanto)
PanturaNews (Brebes) -Sebanyak 27 jamaah calon haji (calhaj) Kabupaten Brebes. Jawa Tengah, belum mendapatkan visa dari kedutaan Arab Saudi. Sehingga pemberangkatannya tertunda sampai terbitnya visa. Kantor kementerian agama Kabupaten Brebes baru mendapatkan kabar setelah rombongan kloter 47 sampai di asrama haji Donohudan Solo.
“Pada awalnya, tidak ada permasalahan dalam hal visa dari jamaah Calhaj Brebes, namun setelah kami ke Donohudan, ternyata ada 27 Calhaj yang visanya belum selesai,” tutur Plh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Moh Basori usai pelepasan jamaah haji kloter 49 dan 50 Kabupaten Brebes di Islamic Center, jalan Yos Sudarso Brebes, Senin 7 September 2015 malam.
Keduapuluh tujuh calhaj tersebut, lanjutnya, berasal dari kloter 47 sebanyak 1 orang, kolter 48 sebanyak 7 orang, kloter 49 sebanyak 9 orang dan kloter 50 sebanyak 10 orang. “Mereka ditunda pemberangkatan penerbangannya sampai selesainya visa tersebut dibuat,” paparnya.
Selama masa tunggu, kata Basori, segala akomodasi dan keperluan lain jamaah menjadi tanggungan Panitia di tingkat Provinsi.
Tetapi Basori menyakini bahwa mereka yang visanya belum selesai dipastikan bakal berangkat. Kekosongan kursi akan diganti oleh jamaah calhaj dari kloter di bawahnya. Dan mereka nantinya akan diikutikan pada penerbangan selanjutnya.
“Secara prinsip tidak ada masalah, hanya menunggu soal waktu saja,” tandasnya.
Sebagai catatan, Kasubag TU Kankemenag Brebes H Moh Makmur Yusuf melaporkan hingga Senin pukul 10.00 WIB bahwa sebanyak enam calhaj Brebes dinyatakan batal berangkat. Hal ini karena calhaj itu mengundurkan diri karena sakit keras, hamil, dan ada yang meninggal dunia. Jadi dari data awal sebanyak 989 kini tinggal 983 calhaj yang sudah siap diberangkatkan ke tanah suci pada musim haji tahun 1436 Hijriyah.