Selasa, 25/08/2015, 08:53:24
Kemarau, Polwan Polres Tegal Bantu Air Bersih
JOHA-Laporan Johari

Polwan Polres Tegal membagikan air bersih ke warga Desa Karangmalang, Kedungbanteng (Foto: Dok)

PanturaNews (Tegal) - Musim kemarau yang berkepanjangan, membuat sejumlah desa di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah mengalami kesulitan air. Jangankan untuk pertanian, untuk kebutuhan sehari-sehari warga di Kecamatan Warurejo dan Kecamatan Kedungbanteng, terpaksa menggunakan air kotor yang berada di sungai setempat.

Dalam rangka HUT Polwan ke 67 Tahun 2015 sekaligus mensukseskan Program Nawa Cita oleh Presiden RI, Polwan Polres Tegal membantu 4 tangki air bersih yang dibagikan di dua desa yakni Desa Kedungkelor, Kecamatan Warurejo dan Desa Karangmalang, Kecamatan Kedungbanteng, masing masing desa mendapat 2 tangki, Selasa 25 Agustus 2015 mulai pukul 10.00-13.00 WIB

Pembagian air bersih di Desa Kedungkelor dipimpin Kasat Binmas AKP T. Listyowati, SH sedangkan di Desa Karangmalang dipimpin Kapolsek Kedungbanteng AKP Pujiningsih, SH, beserta 20 Polwan Polres Tegal.

"Mendengar laporan dan informasi dari masyarakat ada sejumlah desa mengalami kekeringan, hari ini kami bantu empat tangki air bersih," ujar Kapolres Tegal AKBP R.H Wibowo SIK melalui Kasat Binmas AKP T Listyowati SH.

Menurut Kapolres, penyaluran air bersih sebagai wujud kepedulian jajarannya pada masyarakat yang mengalami kekeringan. Empat truk tangki air bersih berisi 5 ribu liter didatangkan di dua desa tersebut. “Bantuan air bersih ini, selain bentuk kepedulian kepada masyarakat juga dalam rangka HUT Polwan ke 67 tanggal 01 September 2015 sekaligus mensukseskan Program Nawa Cita oleh Presiden RI,” ujarnya.

Sementara itu, Isah (50) warga Desa Karangmalang, mengaku kaget melihat kedatangan truk tangki PDAM yang mengangkut air bersih bersama jajaran Polres Tegal.

Sebelumnya, warga memang sudah mengajukan bantuan air bersih ke Pemkab Tegal. Namun, bantuan berupa air bersih justru datang dari jajaran Polres Tegal.

"Alhamdullilah pak polisi beri bantuan air bersih ini secara gratis. Karena sudah beberapa bulan terakhir ini sumur dan sungai di sini kering, warga kesulitan untuk mendapatkan air bersih," ujar Isah.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita