Ilustrasi
Panturanews ( Brebes) - Memasuki musim kemarau, petani padi di wilayah Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, terpaksa menunda masa tanamnya. Para petani ini memilih menanam bawang yang tidak membutuhkan banyak air.
Sementara di musim kemarau ini, di wilayah tersebut hanya bisa memanfaatkan air laut yang rasanya asin. Sehingga, tidak memungkinkan petani untuk menanam padi dengan air asin. Sementara, ada sekitar 60 hektar areal persawahan di Desa Pulosari dan Pengempon, Kecamatan/Kabupaten Brebes yang terancam kekeringan.
Namun, melalui sistem pompanisasi, para petani setempat sedikit bisa bernapas lega karena areal persawahannya masih bisa teraliri air meskipun sudah datang musim kemarau.
“Meskipun areal persawahan terancam kekeringan, namun masih banyak petani yang menggunakan sistem pompanisasi untuk mengairi sawahnya. Di Desa Pulosari dan Pengempon misalnya, petani memanfaatkan air sungai Pemali untuk mengairi areal persawahan mereka dengan pompanisasi dimaksud,” ujar Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTPH) Kabupaten Brebes, Ir Budhiarso Dwi Hartono saat dikonfirmasi, Senin 27 Juli 2015.
Budhiarso mengatakan, selain di Desa Pengempon dan Pulosari, ada juga areal persawahan di wilayah Kecamatan Ketanggungan yang mengalami dampak kekeringan dengan masuknya musim kemarau ini. Namun, petani setempat juga masih bisa berharap dengan sistem pompanisasi dengan memanfaatkan air sungai sekitar kecamatan tersebut.
“Sedangkan di wilayah Kecamatan Bulakamba, jelas tidak mungkin untuk ditanami padi. Soalnya, air di wilayah setempat jika dipompa airnya asin karena berada di wilayah Pantura Brebes yang dekat dengan pesisir pantai Laut Jawa. Sehingga, areal persawahan ditanami bawang yang tidak membutuhkan air banyak,” tutur Budhiarso.
Dijelaskan, pihaknya telah melakukan penyuluhan kepada para petani terkait masuknya musim kemarau ini. Dalam rangka itu, DPTPH Kabupaten Brebes juga melibatkan para penyuluh pertanian di masing-masing kecamatan. Tujuannya agar para petani bisa mengantisipasi datangnya msuim kemarau dengan pola tanam yang dilakukan.
“Insya allah meskipun datang musim kemarau, namun petani Brebes masih bisa bernapas lega. Demikian pula dengan petani yang menggarap lahannya di wilayah Pantura Brebes meskipun tidak bisa menanam padi karena airnya asin masih bisa menanam bawang,” tandasnya.