Kamis, 05/03/2015, 12:06:04
Jelang Setahun, Kebijakan Walikota Buahkan Hasil
-Laporan SL Gaharu

Walikota Tegal, Hj. Siti Masitha Soeparno

PanturaNews (Tegal) - Sejak dilantik pada 23 Maret 2014 lalu, berbagai kebijakan Walikota Tegal, Jawa Tengah, Hj. Siti Masitha Soeparno untuk memajukan Kota Tegal membuahkan hasil. Sesuai visi Walikota yakni “Terwujudnya Kota Tegal yang Sejahtera dan Bermartabat Berbasis Pelayanan Prima”, berbagai program telah dan akan dilaksanakan.

Disebutkan Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kota Tegal, Dra Hendiati Bintang Takarini, program yang telah dijalankan untuk mewujudkan masyarakat bermartabat, yakni kegiatan Jumat Mengaji bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Lingkungan Pemerintah (Pemkot) Tegal setiap minggu terakhir setiap bulan.

“Sudah tiga kali putaran dilaksanakan kegiatan yang dilaksanakan mulai bulan Desember 2014. PNS bersama-sama bertadarus Al Quran dan mengkaji tafsirnya,” ungkap Bintang, Rabu 4 Maret 2015.

Selain itu, demi memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, harus dimulai internal dan lingkungan kerja yang bersih, penataan dokumen dan hasil pekerjaan yang rapi sehingga menimbulkan rasa memiliki dari pegawai. Untuk itu, Walikota menginstruksikan PNS di Lingkungan Pemerintah Kota Tegal untuk bersama-sama melaksanakan “Gerakan Sabtu Bersih”. Gerakan ini dalam rangka mewujudkan Lingkungan Kota Tegal yang bersih dan indah (Go Clean and Green).

Hal tersebut sesuai Surat Edaran Walikota Tegal No. 660.1/001/II/2015 tentang Gerakan Sabtu Bersih yang dilaksanakan setiap minggu pertama setiap bulannya mulai pukul 08.00 s/d 11.30 WIB. “Pelaksanaan perdana akan dimulai pada bulan Maret 2015 dengan memakai seragam Olah Raga Pemkot Tegal. Gerakan ini difokuskan pada kebersihan dan kerapihan lingkungan kantor, pemeliharaan tanaman dan taman di lingkungan kantor serta pembenahan dan penataan arsip dengan baik,” ungkap Bintang.

Walikota juga mendukung PNS, terutama karyawati yang akan mengikuti berbagai pelatihan pengembangan diri. Supaya karyawati bisa memberikan layanan prima dengan tampil menarik, percaya diri, ramah, responsif dan membudayakan senyum sapa dan salam. Sedangkan bagi karyawan agar tampil rapih dan menarik akan diberikan layanan barber shop di Balaikota.

Kesejahteraan PNS juga tak lepas dari perhatian Walikota Tegal. Sejak bulan Oktober 2014, Walikota telah menaikan Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) sebesar 100 persen. Hal tersebut dimaksudkan agar PNS kesejahteraannya meningkat sehingga akan fokus dalam melayani masyarakat. Selain itu, daya beli masyarakat Kota Tegal juga turut naik yang mengakibatkan peredaran uang di Kota Tegal semakin besar.

Program kerja Walikota yang akan datang adalah terwujudnya Islamic Centre yang akan dibangun Pemkot. Berbagai fasilitas akan disediakan Islamic Centre yang dibangun diatas lahan milik Pemkot antara lain Gedung Serba Guna, Masjid Raya, Kantor MUI, Kantor NU, Kantor Muhammadiyah, Al Irsyad perpustakaan dan sarana pendukung lainnya.

Sementara Walikota juga akan memberikan program layanan cepat, santunan kepada warga Kota Tegal yang meninggal dunia, asal persyaratannya lengkap. “Tunjungan kematian diberikan kepada seluruh warga Kota Tegal baik miskin maupun kaya sesuai aturan dan mekanisme,” ungkap Bintang.

Revitalisasi Alun-alun Kota Tegal telah merubah wajah Kota Tegal yang gelap menjadi terang benderang. Demikian juga jalan-jalan protokol dan Pantura telah diterangi lampu penerang ketika malam. Fasilitas untuk digunakan masyarakat pun disediakan di Alun-alun yang berada di tengah-tengah kota. Antara lain lapangan basket, lapangan voli, track untuk olah raga, gasebo dan toilet umum.

Bintang juga menyebut berbagai upaya juga telah dilaksanakan Walikota untuk mewujudkan fasilitas Sport City dan pengembangan pelabuhan Kota Tegal dengan Pelindo III. Hasil konkret yang sudah dilaksanakan yaitu rebranding KA Tegal Bahari yang telah diluncurkan pada bulan Oktober 2014 lalu dengan menggunakan batik khas Tegal sebagai ciri khas kereta jurusan Tegal-Jakarta PP tersebut. Ide murni tersebut datang dari Walikota Tegal Hj Siti Masitha Soeparno yang disampaikan Kepada Direktur Utama PT KAI, Ignatius Jonan, sebagai upaya mengoptimalkan potensi Kota Tegal.

“Kemudian MoU tentang pengembangan Kawasan Stasiun Tegal antara Pemkot Tegal dengan PT KAI juga telah dilakukan,” pungkas Bintang.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita