Proyek pembangunan gedung Komisi DPRD Brebes yang mangkrak (Foto: Takwo Heriyanto)
PanturaNews (Brebes) - Komisi III DPRD Brebes, Jawa Tengah (Jateng), menyayangkan adanya sejumlah proyek pembangunan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) setempat tahun 2014, bernilai milyaran rupiah belum terselesaikan.
Diantaranya, pembangunan ruang poliklinik RSUD Brebes yang molor ditempati, dan mangkraknya pembangunan gedung Komisi-Komisi DPRD Brebes. Dalam waktu dekat, Komisi III DPRD, akan memanggil rekanan dan dinas terkait untuk meminta penjelasan belum terselesaikannya proyek pembangunan tersebut.
Demikian disampaikan Ketua Komisi III DPRD Brebes, Cahrudin kepada PanturaNews.com di Kantor DPRD Brebes, Senin 12 Januari 2015. Menurut dia, untuk ruang poliklinik RSUD Brebes, yang batas pengerjaannya pada akhir bulan Desember tahun 2014 lalu, ternyata hingga saat ini belum terselesaikan untuk ditempati sebagai ruang rawat jalan pasien.
Padahal setelah molor pada awal bulan ini, pihak RSUD Brebes memastikan akan mulai digunakan pada tanggal 9 Januari lalu. Namun, kenyataannya hingga saat ini belum juga digunakan, bahkan nampak sejumlah pekerja masih melakukan perbaikan.
"Akibatnya, layanan pasien rawat jalan diruang utama pintu masuk RSUD masih terlihat semrawut, karena masih menggunakan ruang darurat bagi pasien rawat jalan," ucapnya.
Hal yang sama, kata dia, juga pada proyek pembangunan gedung Komisi DPRD Brebes, yang dilakukan rehab total. Namun, hingga saat ini malah justru mangkrak, tidak ada aktiftas pekerja. "Proyek gedung rapat komisi sendiri senilai Rp 3,5 milyar," terangnya.
Atas persoalan tersebut, pihaknya meminta kepada rekanan untuk bisa berhitung anggaran dengan waktu saat akan mengerjakan proyek pembangunan, sehingga masyarakat tidak dirugikan. "Kami juga akan memanggil pihak rekanan maupun dinas terkait keterlambatan dan mangkraknya sejumlah proyek itu," tandasnya.