Jumat, 24/10/2014, 04:45:26
Warga Desak Jalan Gatot Subroto Diperlebar 5 Meter
-Laporan SL Gaharu

Walikota Tegal (kiri) saat Dialog Interaktif dengan warga di Balai Kelurahan (Foto: Humas)

PanturaNews (Tegal) - Semakin ramainya pengguna jalan Gatot Subroto di Kelurahan Debong Kulon, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal oleh pengguna jalan, warga setempat meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal untuk melebarkan jalan tersebut. Pelebaran dilakukan dari satu meter hingga lebar jalan menjadi 5 meter atau lebih.

Hal tersebut diungkapkan Barno (70), salah satu warga Debong Kulon kepada Walikota Tegal, Hj Siti Masitha Soeparno saat Dialog Interaktif Walikota dengan Warga Debong Kulon Kecamatan Tegal Selatan di Balai Kelurahan Debong Kulon, Jumat (24/10) pagi.

Dialog interaktif ini dilaksanakan usai Walikota melaksanakan Monitoring Wajah Kota dengan Bersepeda bersama anggota Forkopinda, Wakil Walikota Tegal, Drs HM Nursholeh MMPd dan Kepala SKPD di Lingkungan Pemerintah Kota Tegal.

“Jalan sudah padat, apalagi digunakan oleh warga di beberapa kelurahan yang akan menuju pusat kota. Selain itu, anak sekolah juga banyak yang menggunakan jalan untuk pergi dan pulang sekolah,” ungkap Barno.

Dengan jalan yang sempit, kata Barno, kendaraan roda empat atau lebih ketika berpapasan, salah satunya mengalah turun ke bahu jalan, sehingga berbahaya bagi pengguna jalan lainnya. Untuk itu, Barno meminta Pemkot melebarkan jalan satu meter lagi sehingga lebar jalan menjadi lima meter yang semula empat meter.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Tegal Sugiyanto ST MT menyebutkan pelebaran Jalan Gatot Subroto telah menjadi program DPU. “Pintu masuk dari tirus jalannya sangat sempit kalau dilebarkan kamu mohon dukungan masyarakat, Lurah dan Camat. Untuk pelebaran ke arah barat bisa diusahakan,” ungkap Sugiyanto.

Lurah Debong Kulon, Duryani SH menyebut ada 4 permasalahan di Kelurahan Debong Kulon. Pertama kekurangan dua Kepala Seksi Kelurahan, pengadaan air bersih, Balai Kelurahan Lokasinya sulit terjangkau apalagi ketika ada truck bantuan beras miskin tidak bisa masuk ke balai kelurahan dan Pos PAUD yang belum memiliki bangunan sendiri.

Walikota Tegal menyebutkan bahwa masalah SDM jangan dijadikan kendala atau alasan untuk tidak bisa bekerja. Tetapi dengan bekerja bergotong royong dan bekerja sama dan rasa saling memiliki dapat menjadikan prestasi bagi Kelurahan Debong Kulon dan dapat mewujudkan pelayanan prima.

Sementara permasalahan tempat juga tidak usah dijadikan kendala. Menurut Walikota, dengan lokasi sekarang bagaimana kelurahan Debong Kulon menjadi kelurahan unggulan. Sedangkan mengenai Pos PAUD, diharapkan anak-anak PAUD Dewi Sartika mendapatkan pendidikan yang layak dengan sarana dan prasarana yang memadai.

“Berharap anak-anak Kota Tegal bisa bersekolah 12 tahun tanpa dipungut biaya karena pendidikan hak wajib bagi anak,” ungkap Walikota. (Humas dan Protokol Setda Kota Tegal)


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita