Prof DR Noor Ahmad, MA pada sosialisasi balon bupati-wabup Partai Golkar di Iser Petarukan. (FT: Ruslan Nolowijoyo)
PanturaNews (Pemalang) - Kendati suhu politik semakin menghangat menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Pemalang, namun hingga saat ini Partai Golkar Kabupaten Pemalang belum memiliki calon tetap. DPP Partai Golkar belum mengeluarkan rekomendasi untuk calon tetap.
Demikian disampaikan Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Tengan, Prof DR H Noor Ahmad MA kepada ratusan kader di Desa Iser, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Minggu 21 Maret 2010 siang, saat sosialisasi bakal calon (balon) bupati dan wakil bupati di wilayah dapil II yang meliputi Kecamatan Petarukan dan Ampelgading.
Noor Ahmad menegaskan bahwa penetapan calon tahapannya adalah bulan Mei, karena pilkada dilaksanakan pada bulan Oktober. Karena itu masih ada waktu sekitar 5 bulan bagi kader terbaik untuk tampil dan memenangi pilkada. “Jadi awal Mei nanti kita kerahkan semua kekuatan untuk mendukung calon dari Partai Golkar,” tegasnya.
Lebih lanjut dia menyampaikan, Partai Golkar sangat memperhatikan serta memperjuangkan aspirasi masyarakat. Untuk kepentingan ini dibuka posko pelayanan. Dalam menghadapi pilkada, Partai Golkar menghendaki agar calon membiayai sendiri kepentingan pencalonannya, sehingga tidak membebani masyarakat yang telah mati-matian mendukung.
Sementara Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pemalang, HM Rois Faizal MS SPDI Msi, di depan kadernya menyatakan bahwa H Sumadi Sugondo yang diisukan mengundurkan diri, masih tetap terdaftar sebagai balon bupati karena belum memberikan keterangan secara formal. “Sumadi Sugondo tidak bisa hadir bersama kita, tetapi masih terdaftar sebagai bakal calon bupati dari Partai Golkar. Hingga saat ini belum memberikan keterangan secara formal,” jelasnya.