Ratusan massa PKS dari Kota Tegal, Kabupaten Tegal dan Kabupaten Brebes menggelar aksi damai galang peduli Palestina atas kekejaman Israel di Alun-alun Kota Tegal, Minggu 21 Maret 2010. (FT: Riyanto Jayeng)
PanturaNews (Tegal) - Sedikitnya 300 massa Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dari Kota Tegal, Kabupaten Tegal dan Kabupaten Brebes menggelar aksi damai galang peduli Palestina atas kekejaman Israel di Alun-alun Kota Tegal, Minggu 21 Maret 2010 mulai pukul 09.00 WIB.
Massa yang memenuhi alun-alun depan Masjid Agung Kota Tegal itu riuh meneriakan takbir dan kalimat hujatan, serta kutukan terhadap Israel dipandu oleh masing-masing kordinator lapangan (korlap) yang secara bergantian menyampaikan orasi.
Salah satu dari enam butir pernyataan sikapnya yang ditandatangani oleh masing-masing ketua DPD PKS dari tiga daerah itu menyebutkan, mengutuk keras aksi pembantaian Israel terhadap warga Palestina di jalur Gaza yang menyebabkan ribuan warga terluka dan ratusan lainnya meninggal. Disebutkan, pembantaian itu disebabkan oleh frustasinya Negara zionis Israel, karena gagal membunuh semangat perjuangan warga Gaza.
Pada butir lain disebutkan pula, agar pemerintah Indonesia yang menjadi anggota tidak tetap dalam Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bisa berperan aktif menggalang dukungan internasional dalam menghentikan kebiadaban penjajah zionis Israel terhadap warga Negara Palestina.
Ketua DPD PKS Kota Tegal, H Amirudin Lc mengatakan, tindakan brutal yang dilakukan zionis Israel sudah seharusnya dihentikan. Menurutnya, Negara manapun di muka bumi ini tidak pernah sepakat dengan yang namanya penjajahan maupun pembantaian rakyat dengan dalih apapun.
“Zionis Israel sudah kebabalasan dan sudah menjadi momok bagi kaum muslim. Secara prinsip mestinya Negara Indonesia yang notabene cinta damai, apalagi mayoritas penduduknya memeluk agama islam harusnya dapat menjadi pendobrak dunia untuk mengutuk dan memprotes tindakan Israel terhadap Palestina,” kata Amir.
Lebih jauh dikatakan, sepanjang tahun 2009, telah tercatat lebih dari 2000 warga Palestina meninggal dunia secara keji karena dibantai secara biadab oleh zionis Israel. Sementara lebih dari 6000 orang Palestina mengalami luka parah, termasuk diantaranya korban bayi dan kaum perempuan.
“Memasuki tahun 2010, bangsa yahudi Israel itu makin mencengkeram harga diri bangsa Palestina yang secara yuridis sah memiliki kewenangan dan berhak atas wilayah kedaulatan negaranya. Dengan aksi serangan roket yang diluncurkan hampir setiap hari ke pemukiman penduduk Palestina, akhirnya bangsa Israel berhasil membuka pemukiman baru sebanyak 1600 unit pemukiman di wilayah Palestina, serta membuat tempat ibadah Yahudi (Sinagog) di lingkungan Masjidil Aqsa,” katanya.
Amir menghimbau, agar seluruh kader PKS membantu meringankan beban penderitaan warga Palestina dengan segenap kemampuan yang ada, mulai dari harta dan doa. Untuk mengakomodir bantuan tersebut, PKS membuka program bantuan uang tunai dengan nama “One Man One Dollar”. Serta mengajak masyarakat seluruhnya untuk memanjatkan doa dengan membaca Qunut Nazilah.