Senin, 18/08/2014, 09:04:15
Dikasari Tuan Rumah, Persab Hanya Meraih 1 Poin
-Laporan Takwo Heriyanto

Pemain Persab Brebes foto sebelum berlaga melawan PSD Demak (Foto: Takwo Heryanto)

PanturaNews (Demak) - Persab Brebes, Jawa Tengah (Jateng), hanya bisa menahan imbang tuan rumah PSD Demak dengan skor 0-0, dalam laga kedua Liga Nusantara Zona Jateng grup B yang berlangsung di Stadion Pancasila Demak 18 Agustus 2014 sore.

Pasukan Laskar Jaka Poleng, julukan Persab, yang sejak babak pertama mampu menguasai jalannya pertandingan belum mampu menciptakan gol ke gawang tuan rumah. Padahal beberapa peluang gol nyaris diciptakan oleh anak-anak asuh Edy Prayitno ini. Seperti sundulan pemain depan Persab, Kurnia Nanda yang mengenai mistar gawang tuan rumah.

Kemudian tendangan keras Khusnul Yaqien, Nurul Imam, Eko Purwanto dan Ryan Ardiansyah dari area kotak penalti yang  sedikit melebar dari gawang tuan rumah. Tak mau ditekan terus, tuan rumah mencoba melakukan perlawanan, meski harus bermain dengan keras dan kasar.

Hasilnya tuan rumah nyaris memasukan gol ke gawang Persab meski sudah dimulut gawang. Bola yang ditendang keras masih melambung diatas mistar.

Persab mencoba untuk bermain dengan tenang, namun tuan rumah nampaknya tidak bisa bermain dengan tenang. Hasilnyapun tuan rumah mendapat dua kartu kuning dibabak pertama karena melakukan pelanggaran keras terhadap Khusnul Yaqien dan Ryan Ardiansyah saat membawa bola. Hingga babak pertama usai skor masih 0-0.

Sementara, dibabak kedua, tensi permainan anak-anak Edy Prayitno semakin meningkat, setelah pemain depan Persab, Ferry Setiawan digantikan Misbach Hariadi dimenit 55.

Begitu pemain depan yang telah berhasil menciptakan gol kemenangan atas Persikas Semarang pada laga perdana di kandang Persab masuk, pelanggaran keras yang dilakukan tuan rumah terus dilakukan. Wasitpun terpaksa kembali mengeluarkan kartu kuning yang ketiga untuk tuan rumah. Sebab, salah satu pemain tuan rumah menjatuhkan sekaligus mnginjak Misbach Hariadi.

Sedianya, pelanggaran keras yang dilakukan tuan rumah itu, wasit sudah menyiapkan kartu merah, namun karena terlihat mendapat tekanan dan perlawanan dari pasukan tuan rumah, kartu merah tersebut tidak jadi dikeluarkan wasit. Wasit hanya mengeluarkan kartu kuning.

Tidak ingin terpengaruh provokasi tuan rumah yang bermain kasar, Persab tetap berusaha bermain dengan tenang. Namun, lagi-lagi pelanggaran keraspun terus dilakukan oleh tuan rumah. Kartu kuning keempat untuk tuan rumahpun kembali diberikan wasit dihadapan Bupati Demak bersama Kapolres dan Dandim setempat yang ikut menyaksikannya. Sementara, dalam laga itu, Persab mendapat dua kartu kuning.

Meski begitu, Persab yang masih mendominasi jalannya permainan dibabak kedua ini, tetap bermain cantik. Alhasil gol bagi Persab nyaris terjadi dimenit 80, andai saja Misbach yang mendapat umpan manis dari Khusnul Yaqien tidak terpeleset.

Padahal bola persis sudah di depan gawang tuan rumah dan tinggal mendang ke arah sasaran gawang tuan rumah sudah gol. Namun, karena kejelian kiper tuan rumah, akhirnya bola dapat disambar dan dibuang kesamping. Hingga tambahan waktu tiga menit, skor masih tetap 0-0.

Atas hasil tersebut, Kepala Pelatih Persab Edy Prayitno, merasa dirugikan dengan permainan kasar tuan rumah. "Kalau melihat jalannya pertandingan tadi, jelas saya merasa dirugikan, karena permainan tuan rumah yang kasar," tuturnya.

Meski begitu, ia bersyukur dengan hasil skor 0-0 (imbang) yang diraih oleh anak-anak asuhnya di kandang tuan rumah. Iapun bertekad akan meraih kemenangan di laga ketiga melawan Persekap Pekalongan yang akan digelar di Stadion Karangbirahi Brebes (SKB), pada Kamis 21 Agustus.

Kepala pelatih PSD Demak, Asrobi A mengaku kecewa atas penampilan anak-anak asuhnya karena peluang untuk mendapatkan juara grup B mustahil didapatkan. Meski begitu, ia akan berusaha memperbaiki kualitas pemain anak-anak asuhnya ditahun depan.

Diketahui, Persab Brebes berada di klasemen teratas sementara grup B, dengan perolehan 4 poin. Sama halnya dengan Persekap Pekalongan yang meraih 4 poin. Mengingat Persekap dalam laga keduanya sebagai tuan rumah melawan PSIP Pemalang berakhir dengan skor 1-1.

Sementara tuan rumah PSD Demak, yang sudah tiga kali bertanding berada diposisi ketiga dengan perolehan 4 poin. Disusul PSIP Pemalang dengan perolehan 1 poin dan Persikas Semarang 0 poin.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita