Minggu, 17/08/2014, 06:54:38
Dandim: di Wilayah Brebes Tidak Ditemukan ISIS
-Laporan Zaenal Muttaqin

Komandan Kodim 0713 Brebes

PanturaNews (Brbes) - Wilayah Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, bebas dari faham Islamic State Iraq and Syiria (ISIS) yang di Indonesia menjadi Islamic State (IS). Tidak adanya faham ISIS yang bertentangan dengan ideologi Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) itu, ditegaskan oleh Komandan Kodim 0713 Brebes, Letkol Inf Cahyadi Imam Syuhada.

"Perlu kami tegaskan di Brebes sejauh ini tidak ada ISIS, meski kami tetap mewaspadainya," ujarnya kepada PanturaNews.Com usai menghadiri pernyataan sikap Pemkab Brebes bersama tokoh agama pada Sabtu 16 Agustus 2014 malam, di Pendopo Kabupaten Setempat.

Menurutnya, di Brebes tidak ada ISIS pihaknya tetap mewaspadai dan melakukan langkah-langkah pencegahan agar tidak masuk ke wilayah Brebes baik utara maupun selatan. Kewaspadaan perlu dilakukan mengingat wilayah Brebes terutama bagian selatan berbatasan langsung dengan daerah lain yang disinyalir cukup rawan.

"Brebes berbatasan dengan daerah lain, seperti di wilayah selatan yang daerahnya pegunungan, sehingga pengawasan selama ini terbatas, perlu selalu diwaspadai," kata Cahyadi.

Dikatakan, dilarang karena bertentangan dengan ajaran agama manapun. Bahkan ISIS tidak berperikemanusiaan karena membunuh siapa saja yang berbeda termasuk yang satu agama. "ISIS bertentangan dengan ajaran agama manapun, tidak berperikemanusian siapa yang berbeda dianggap musuh dan diperangi," tutur Cahyadi.

Menyikapi ISIS, pihaknya bekerja sama dengan jajaran Polri dan masyarakat untuk melakukan upaya pencegahan. Sosialisasi bahaya ISIS akan dilakukan kepada pelajar dan masyarakat umum agar mereka tidak terpengaruh ISIS.

"ISIS bisa jadi menyasar pada pemuda atau pelajar serta masyarakat umum, makanya perlu sosialisasi secara luas pada semua kalangan," ucap Cahyadi.

Pihaknya juga akan menindak tegas jika ada yang mengibarkan bendera ISIS, akan menangkap dan memprosesnya secara hukum. "Tindakan tegas akan kami ambil pada yang mengibarkan bendaera ISIS dan memproses secara hukum," tandas Cahyadi.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita