Jumat, 20/06/2014, 06:31:30
Dibanding Pileg, DPT PIlpres 2014 Naik 4000 Jiwa
-Laporan Riyanto Jayeng

Ilustrasi

PanturaNews (Tegal) - Jumlah pemilih yang tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilihan Presiden (Pilpres) 9 Juli 2014 mengalami kenaikan sebanyak 4000 jiwa dibandingkan DPT sewaktu Pemilihan Anggota Legislatif (Pileg) di tahun yang sama. Hal itu ditegaskan Ketua KPU Kota Tegal, Agus Wijanarko SH, Jumat 20 Juni 2014.

“Untuk Pilpres nanti, jumlah pemilihnya naik 4000 jiwa dibandingkan sewakttu Pileg kemarin,” kata Agus.

Menurut Agus, jumlah DPT saat PIleg hanya 197.777 jiwa, sedangkan dalam Pilpres mendatang jumlah DPT nya ada 200.114 jiwa. Agus mengemukakan, DPT Pilpres Kota Tegal yang ditetapkan telah melalui verifikasi oleh PPS di seluruh kelurahan pada 4 Juni lalu. Selanjutnya, ditetapkan di tingkat PPK pada 6 Juni 2014. "Ternyata terjadi penambahan jumlah pemilih di kalangan pemilih pemula yang mencapai 3.000 pemilih," katanya.

Agus menambahkan, DPT Pilpres juga telah diperbaharui adanya data pemilih yang meninggal atau pindah. Meskipun demikian, apabila ada data baru akan dimasukan dalam pemeliharaan DPT. Setelah ditetapkan, DPT Pilpres akan dikirim ke KPU Provinsi Jateng untuk ditetapkan pada 11 Juni dan dilanjutkan penetapan di KPU Pusat pada 12 Juni 2014.

Secara terpisah, Kapolres Tegal Kota AKBP Bharata Indrayana melalui Kabag Ops Kompol Suwandi menginformasikan, ada 151 personil anggota Polri yang disiagakan untuk pengamanan proses Pilpres. Pengamanan yang dilakukan oleh anggota polisi itu juga berlaku bagi pengamanan sejumlah sarana dan obyek vital pemerintah.

Menurut  Suwandi, pengamanan dilakukan secara terbuka maupun tertutup. Selain itu, pihaknya juga melakukan penjagaan di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) maupun di Kantor Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu).

Suwandi mengemukakan, hingga saat ini situasi proses pelaksanaan tahapan Pilpres masih berjalan lancar dan kondusif. Meskipun demikian, pihaknya tetap siaga untuk pengamanan. "Setiap daerah pemilihan (dapil) di Kota Tegal secara rutin kami pantau terkait kegiatan kampanye dari masing-masing tim pendukung pasangan calon presiden,"

tegasnya.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita