Jokowi didampingi Bupati Brebes saat kunjungan ke Alun-Alun Brebes (Foto: Takwo Heryanto)
PanturaNews (Brebes) - Ketua Badan Pemenangan Pemilu Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Hj. Idza Priyanti menyebutkan ratusan tukang becak pendukung Joko Widodo (Jokowi) di daerahnya, akan menggelar arak-arakan mengelilingi Kota Brebes pada Jumat 20 Juni 2014 siang.
Selan ratusan tukang becak, kegaiatan arak-arakan dalam rangka untuk memenangkan calon presiden (capres) nomor urut dua yang berpasangan dengan Jusuf Kalla (JK) ini, juga akan diikuti oleh komunitas pencinta sepeda onthel serta simpatisan Jokowi-JK.
"Untuk arak-arakan itu sendiri, star akan dimulai di Kelurahan Pasarbatang, kemudian menuju Alun-alun Brebes dilanjutkan ke Jalan MT. Haryono Saditan melewati depan Stadion Karangbirahi Brebes hingga finish di halaman Islamic Center Brebes," ujar Idza Priyanti kepada PanturaNews.Com, Kamis 19 Juni 2014.
Idza Priyanti yang juga sebagai Bupati Brebes ini menghimbau agar ratusan tukang becak dan komunitas pecinta sepeda onthel serta simpatisan Jokowi-JK untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya arak-arakan tersebut.
Saat ditanya terkait dengan kunjungannya Jokowi ke Alun-alun Brebes malam kemarin bertemu ribuan pendukung dan simpatisannya terhadap mantan Walikota Solo ini, Idza mengaku cukup terkejut. Pasalnya, antusias daripada pendukung dan simpatisan Jokowi sangat luar biasa. Mereka rela berdesak-desakan suapaya bisa bersalaman dengan Jokowi dan melihat secara langsung dari jarak dekat.
"Ya pendukung dan simpatisan serta masyarakatKabupaten Brebes sangat begitu antusias sekali terhadap penyambutan Pak Jokowi di Alun-alun Brebes,"tuturnya.
Idza optimis dalam pemilihan umum presiden (pilpres) yang akan berlangsung pada 9 Juli 2014 mendatang akan dimenangkan pasangan Jokowi-JK yang diusung oleh PDI P, PKB, Hanura, NasDem dan PKPI. "Termasuk di Kabupaten Brebes, Insya Allah pasangan Pak Jokowi-JK akan meraih kemenangan, karena keduanya figur pasangan capres dan cawapres yang pro rakyat," sebutnya.
Namun demikian, Idza meminta kepada para pendukung dan simpatisan Jokowi-Jk selama berlangsungnya tahapan kampanye pilpres ini untuk tidak ikut-ikutan melakukan kampanye hitam. "Kampanye hitam itu harus dihilangkan, jadi jangan ikut-ikutan melakukan kampanye hitam," tandasnya.