Kamis, 19/06/2014, 01:23:09
Diserbu Nelayan, Jokowi Janji Benahi Regulasi Perikanan
-Laporan Riyanto Jayeng

Jokowi saat dialog dengan tokoh nelayan Kota Tegal saat mengunjungi Pelabohan Jongor Tegalsari (Foto: Jayeng)

PanturaNews (Tegal) - Calon Presiden (Capres) RI Nomor 2, Joko Widodo (Jokowi) berjanji akan menyederhanakan regulasi perikanan agar nelayan dan pemilik kapal ikan merasa nyaman dan aman dalam mencari ikan. Demikian dikatakan Jokowi saat berkampanye di hadapan ribuan nelayan di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Jongor, Tegalsari, Kota Tegal, Jawa Tengah, Kamis 19 Juni 2014.

“Pada prinsipnya kami sangat paham dengan semua yang dialami oleh nelayan. Jika kami diberi amanah untuk memimpin Negara ini, maka kami akan menyederhanakan semua persoalan itu dan membenahi seluruh regulasi perikanan yang tadi dikatakan sangat membebani kaum nelayan. Mencari ikan di negeri sendiri kok dipersulit,” kata Jokowi.

Jokowi juga mengingatkan, jika dirinya dinyatakan terpilih dalam Pilpres 9 Juli mendatang, maka semua materi aturan perikanan yang dinilai memberatkan kaum nelayan akan ditinjau ulang untuk dibenahi.

“Nanti kita bersama sama memilah-milah, departemen mana yang telah menerbitkan regulasi sehingga memberatkan nelayan. Jika ada pungli disana, maka harus ada yang bertanggungjawab, apakah itu kementriannya, departemennya atau dinasnya. Nanti kami hapus bagian-bagian aturan yang memberatkan nelayan,” ujarnya.

Di sisi lain, Jokowi juga menyampaikan, untuk mempermudah nelayan mendapatkan Solar sebagai bahan bakar kapal, Maka perlu didirikan SPBU yang khusus melayani kapal –kapal nelayan dalam bentuk Solar bersubsidi.

Pada kesempatan itu, salah seorang tokoh nelayan, H Marsa menyampaikan beberapa keluhan nelayan terhadap kebijakan aturan pemerintah yang dinilainya memberatkan nelayan. Antara lain, soal ijin penangkapan perikanan (php), Pungutan Hasil Perikanan, Solar, IMS dan ukuran  tonase kapal.

“Ada yang salah dalam PHP, karena uang dipungut sebelum nelayan melaut. Jadi sebelum ada hasil perikanannya, nelayan sudah dipungut dimuka,” tegasnya.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita