Senin, 20/07/2020, 21:10:35
Suharjo: Saya Tidak Memfitnah Ranyan Makan Uang Rp 130 Juta
Laporan Tim PanturaNews

Anggota yang setuju menandatangani Berita Acara hasil kesepakatan Rapat Laporan Pertanggung Jawaban pengurus Pokdarwis Pantai Muarareja Indah. (Foto: Tim)

PanturaNews (Tegal) - Perseteruan dua kubu yakni Kubu Suharjo dan Kubu Ranyan dalam Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pantai Muarareja Indah, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal, Jawa Tengah, kini mulai terang.

Titik terang itu mengemuka saat digelar Laporan Pertanggung Jawaban pengurus Pokdarwis Pantai Muarareja Indah di pendopo Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal, Senin 20 Juli 2020.

Permasalahan di tubuh pengurus Pokdarwis Pantai Muarareja Indah, dipicu beredarnya isu bahwa Ranyan telah menggelapkan uang Rp 130 juta. Kubu Ranyan berpendapat isu itu sengaja dihembuskan oleh Kubu Suharjo.

“Saya merasa difitnah telah menggelapkan uang Rp 130 juta,” kata Ketua Pokdarwis Pantai Muarareja Indah, Ranyan.

Ditengah rapat Laporan Pertanggung Jawaban pengurus Pokdarwis Pantai Muarareja Indah, Suharjo menepis bahwa dirinya menyebar isu tersebut. Tapi menurut Suharjo, justru kabar itu dia dengar di Warung Ripin Doglong.

“Saya tidak pernah menyebar isu soal uang Rp 130 juta itu,” bantah Suharjo.

Namun Ilyas selaku Sektetaris Pokdarwis Pantai Muarareja Indah, punya bukti rekaman bahwa ada seseorang dalam percakapan yang mengatakan bahwa ada uang Rp 130 juta yang dimakan Ranyan.

Tapi karena suasana gaduh, akhirnya pemutaran rekaman percakapan tersebut dihentikan. Suharjo menolak meneruskan rekaman perbincangan yang di dengarkan di forum rapat.

“Saya merasa lega, bahkan siap turun dari jabatan ketua Pokdarwis, dengan catatan isu uang Rp 130 juta diluruskan,” pinta Ranyan.

Senada dengan Ranyan, Ilyas juga merasa plong, karena uneg-uneg selama ini sudah di jelaskan segamblang-gamblangnya, bahwa tidak ada uang Rp 130 juta yang dihembuskan selama ini.

Rapat Laporan Pertanggung Jawaban pengurus Pokdarwis Pantai Muarareja Indah di pendopo Kecamatan Tegal Barat, berakhir dengan adanya penolakan Laporan Pertanggung Jawaban tahun 2019.

Penolakan itu tertuang dalam Berita Acara hasil kesepakatan Rapat Laporan Pertanggung Jawaban pengurus Pokdarwis Pantai Muarareja Indah:

Pertama bahwa peserta musyawarah anggota tahunan tidak mau menerima atau menolak Laporan Pertanggung Jawaban tutup buku tahun 2019. Kedua, peserta musyawarah anggota tahunan mengusulkan adanya pergantian pengurus Pokdarwis Pantai Muarareja Indah periode 2018 sampai 2021.

Beberapa anggota menandatangani Berita Acara hasil kesepakatan Rapat Laporan Pertanggung Jawaban pengurus Pokdarwis Pantai Muarareja Indah, dan beberapa anggota lainnya menolak menandatangani.

Diberitakan sebelumnya, papat musyawarah adanya dua kubu yakni Kubu Suharjo dan Kubu Ranyan terkait pengelolaan Pantai Muarareja, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal, Jawa Tengah yang digelar di Aula Kecamatan setempat gaduh, Selasa 14 Juli 2020 lalu.

Saat Kabid Pariwisata Kota Tegal, Abdan menjelaskan tentang AD/ART Pokdarwis, tiba-tiba Suharjo menyela pembicaraan. Dengan panjang lebar, dia menolak pembahasan AD/ART.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita