Zezen Zaenal Muttaqin atau Ang Zen (kiri)
PanturaNews (Brebes) - Mimpilah, selagi mimpimu berada di hatimu yang paling dalam, dan gantungkanlah di atas bintang-bintang di langit pasti akan tercapai. Itulah salah satu hasil bedah novel Bintang di Atas Al Hambra, Sabtu 12 April 2014, di Pendopo Brebes, Jawa Tengah, yang dihadiri sekitar 300 anak SMA dan SMP di Brebes.
Novel inspiratif ini mengisahkan kehidupan seorang anak kampung yang berasal dari pondok pesantren tradisional dengan nyantri kalong, sekaligus menjalankan sekolah umum, sampai dapat mewujudkan mimpinya kuliah di Universitas ternama di Melbourne, lantas berkelana ke Eropa sampai ke Al Hambra, Spanyol.
Hadir pada kesempatan tersebut Zezen Zaenal Muttaqin (Ang Zen), penulis Novel. Pembedah Novel, Wijanarto penikmat histeriografi Indonesia Modern dan moderator Atmo Tan Sidik, Budayawan Brebes.
Bagi Ang Zen, menulis novel perjalanan hidup pribadinya adalah pengalaman yang sangat menarik untuk ditularkan pada generasi bangsa ini. Keyakinan yang begitu mendalam untuk mengejar cita-citanya sampai pada posisi yang sekarang, adalah buah dari keyakinan mimpinya yang ia cita-citakan sejak kecil.
“Saya senang sekali dapat hadir di Brebes, semoga novel ini dapat menginspirasi adik-adik sebagai generasi bangsa, untuk selalu bersikap optimis memandang masa depannya, jangan pernah pesimis menghadapi hidup,” katanya.
Dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta ini, mengingatkan bahwa untuk menjadi penulis sepertinya, mulailah dari hal-hal yang terkecil baik dirasakan, dilihat dan tulis pada buku harian. “Mulai hari ini, menulislah pada buku harian kita,” ujarnya memberikan semangat anak-anak yang hadir.
Wijanarto, sebagai pembedah novel menilai bahwa novel Bintang Di Atas Al Hambra karya Ang Zen adalah sebagai novel yang menceritakan perjalanan hidup penulisnya, setidak-tidaknya menegaskan bahwa tema-tema kecil menjadi gagasan besar inspirasi yang datang dari dalam diri sang penulis yang dapat memotivasi pembacanya.
Menurut penikmat histeriografi Indonesia modern ini, apa yang diceritakan dalam Bintang Di Atas Al Hambra menyimpulkan tiga nilai inspirasi. Pertama, proses ketekunan, kedua, apreasiasi terhadap nilai pluralitas, dan ketiga nilai toleransi.
“Trend membiografikan sang penulis dalam dunia fiksi yang sedang menjadi topik penulisan novel di Indonesia sejak Andreas Hirata menuliskan trilogi kisah hidupnya di Bangka Belitung (Babel), Bintang Di Atas Al Hambra salah satunya”, terangnya.
Kegiatan yang diadakan Keluarga Pelajar Mahasiswa Daerah (KPMDB) Wilayah Brebes Tegal bekerjasama dengan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Brebes, PC. IPPNU Kabupaten Brebes, dan Brebes School ini sangat antusias dihadiri sampai anak-anak yang ingin seperti penulis novel Ang Zen.
“Saya salut atas kreasi usaha anda (Mahasiswa Brebes-red) mendatangkan Ang Zen, sehingga anak-anak Brebes termotivasi untuk lebih maju, mestinya pemerintah Kabupaten Brebes mendukung kegiatan yang bagus ini demi kemajuan anak-anak kita,” papar Karyono tokoh agama Kristen Brebes yang hadir.
Peserta lainnya, Bunda Faarhanoy mengatakan, penulis buku ini, Ang Zen, mengajak kita untuk senantiasa menyemai mimpi. "Nah, aku bermimpi Brebes menjadi lebih baik dan maju berkembang, lebik baik dan lebih bagus dari kota-kota lain di sekitarnya. Disisi lain, suasananya nyaman untuk menumbuhkan mimpi bagi anak-anak kita, kondusif bagi perkembangan kedewasaan anak-anak kita. Adakah mimpiku akan tercapai kelak?," tanyanya pada sendiri.
Sementara, Syifaul Fuad, Ketua Umum Keluarga Pelajar Mahasiswa Daerah Brebes (KPMDB) Wilayah Brebes Tegal, mengatakan bahwa adanya bedah novel ini semoga sebagai generasi muda harus punya mimpi besar masa depan yang dicita-citakan.
“Sebagai generasi muda kita harus punya mimpi besar, membangun Brebes lebih baik, dan berkarya untuk bangsa ini,” tegasnya.
Sedangkan Karno Roso, pengagas bedah novel berharap semua rakyat dan pemangku kekuasaan Brebes, bermimpi dan berfikir positif untuk membangun Brebes lebih baik dan bermartabat. “Ingat anak-anak generasi Bangsa kita,” tandasnya.