Selasa, 08/04/2014, 12:18:58
KPU: Caleg Terpilih Mampu Tunaikan Amanah Rakyat
-Laporan Takwo Heriyanto

Doa bersama menjelang Pemilu di Kantor KPU Kabupaten Brebes (Foto: Takwo Heryanto)

PanturaNews (Brebes) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengajak masyarakat untuk dapat menggunakan hak pilihnya dengan baik pada Pemilu yang akan berlangsung Rabu 09 April 2014. Pesta demokrasi rakyat lima tahunan itu, diharapkan dapat berjalan lancar tanpa ada hambatan apapun.

"Mari kita memilih pemimpin melalui Pemilu tanggal 9 April 2014. Sembari kita berdoa agar mereka yang terpilih baik caleg daerah, provinsi maupun pusat mampu menunaikan amanah rakyat," ujar Ketua KPU Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Muamar Riza Pahlevi saat memberikan sambutan di acara doa bersama menjelang Pemilu, di Kantor KPU setempat, Senin 07 April 2014 malam.

Riza mengatakan, KPU telah menerbitkan Peraturan KPU No 26/2013 tentang Pemungutan dan Penghitungan Suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Dalam peraturan itu, ditetapkan bahwa hari pemungutan suara Rabu, 9 April 2014 sebagai hari libur nasional.

Dalam peraturan KPU itu, pemungutan suara dilaksanakan mulai pukul 07.00 sampai 13.00 waktu setempat. Sementara penghitungan suara dilaksanakan mulai pukul 13.30 waktu setempat.

Riza berharap pelaksanaan pesta demokrasi rakyat lima tahunan itu dapat berjalan lancar  tanpa ada hambatan apapun. "Untuk itu, marilah kita sama-sama berdoa agar nantinya Pemilu dapat berjalan langsung, umum, bebas dan rahasia (luber) serta berjalan adil," harapnya.

Hal senada disampaikan Bupati Brebes Hj. Idza Priyanti SE dalam sambutannya yang diwakili Wakil Bupati Brebes Narjo. Menurutnya, para caleg yang barsaing di Pemilu, baik daerah, provinsi maupun pusat, khusunya di daerah pemilihan (dapil) IX Jateng, yang meliputi Kabupaten Brebes, Tegal dan Kota Tegal benar-benar dapat mengemban amanah rakyat.

"Disisi lain juga harus bisa memperjuangkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Brebes, khususnya para petani," katanya.

Sebab, lanjutnya, penduduk Kabupaten Brebes yang jumlah sekitar 2 juta jiwa lebih 40 persennya adalah bermata pencaharian sebagai petani.

"Saya sangat prihatin sekali dengan nasib petani, karena saat blusukan di pasar bawang dan lombok di Desa Sengon, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, kemarin, harganya benar-benar membuat para petani menangis," tuturnya.

Dia mengatakan, para petani menangis karena harga bawang dan lombok atau cabai merah Rp 5 ribu per Kg.  Karena itu, pihaknya yang sebelumnya pernah menjadi wakil rakyat selama dua periode, mengharapkan agar para wakil rakyat kedepan bisa memperjuangkan dan menjalankan amanah rakyatnya dengan baik.

Dalam kesempatan itu, pihaknya juga menyayangkan masih banyaknya alat peraga kampanye (APK), seperti baliho para caleg yang belum ditertibkan oleh Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) setempat.

"Padahal dua hari lagi sudah pelaksanaan Pemilu, tapi masih banyak baliho caleg yang belum ditertibkan," paparnya.

Hadir dalam acara tersebut, selain sejumlah tokoh agama yang tergabung dalam Forum Komunikasi Antar Umat Beragama, juga Ketua Panwaslu, perwakilan caleg, tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita