Senin, 18/11/2013, 07:04:01
Belum Tuntas Ditangani, Bau Limbah Filet Merebak Lagi
-Laporan Riyanto Jayeng

Ilustrasi

PanturaNews (Tegal) - Bau busuk pengolahan limbah filet yang berpusat di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Jongor, Tegalsari, Kota Tegal, Jawa Tengah, kembali menyengat. Sebelumnya, selama beberapa bulan, bau busuk limbah filet itu sempat lenyap. Namun di awal musim penghujan bulan November 2013 ini bau busuk itu kembali merebak. Hal itu menjadi bukti bahwa penanganan bau busuk limbah filet belum benar-benar tuntas.

Anggota DPRD Kota Tegal dari Fraksi PAN Peduli Rakyat, H Harun Abdimanaf SH mengatakan, Pemkot Tegal melalui dinas terkait harus lebih optimal dalam menangani pengaruh bau busuk yang ditimbulkan oleh pengolahan limbah filet. Karena, bau busuk yang mencemari udara Kota Tegal sangat menganggu aktifitas warga, baik yang berada di kantoran maupun yang berada di lapangan.

“Pemkot harus fokus secara optimal menangani pengaruh bau busuk ikan yang ditimbulkan oleh limbah filet ini. Kalau begini terus bisa repot. Lagipula, bau itu sangat menganggu sekali terutama bagi pegawai perkantoran dan lembaga pendidikan sekolah,” kata Harun usai mengikuti rapat Badan Musyawarah di kantor DPRD, Senin 18 November 2013.

Hal senada disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD ota Tegal H Yakin Basuki yang mengaku sangat terganggu dengan bau busuk limbah ikan yang kini mulai bertebaran di udara. Yakin mengatakan hendaknya Pemkot Tegal segera melakukan tindakan agar tidak menimbulkan masalah lagi.

Menanggapi hal itu, Kepala Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Kota Tegal, Sugiyanto saat dikonfirmasi via telepon mengatakan, pihaknya sangat memahami dengan semua keluhan masyarakat terkait dengan mulai merebaknya bau busuk yang ditimbulkan oleh pengolahan limbah filet. Untuk itu pihaknya akan segera mengkoordinasikan masalah tersebut dengan dinas terkait seperti Satpol PP, Dislatan, Disperindag dan Kepolisian.

”Jika nanti sudah dirapatkan, maka secepatnya akan melakukan langkah-langkah dan tindakan lebih lanjut,” tegasnya.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita