Senin, 18/11/2013, 06:01:52
Brebes Jadi Incaran Mafia Perdagangan Manusia
-Laporan Takwo Heriyanto

Ilustrasi

Panturanews (Brebes) - Sejumlah wilayah di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, diduga menjadi incaran mafia perdagangan manusia (human trafficking). Hal tersebut diperkuat adanya tujuh remaja yang telah dipulangkan karena menjadi korban perdagangan manusia di Tangerang, Banten beberapa waktu lalu.

Tujuh remaja berasal dari Kecamatan Larangan, Bulakamba satu orang, Songgom, dan Kecamatan Paguyangan. Seperti diketahui, tujuh gadis/remaja asal Brebes, dipulangkan setelah diduga telah menjadi korban perdagangan manusia (human trafficking), Jumat 15 November 2013.

Mereka adalah RH, NR, IF, LW, YL, SN, dan SM. Mereka berasal dari empat kecamatan di Brebes, yaitu Larangan, Paguyangan, Bulakamba, dan Songgom. Salah seorang korban, RH, mengungkapkan dia disekap di tempat penampungan di Tangerang, Banten. Bahkan, untuk keluar dari penampungan, mereka harus membayar Rp 8 sampai Rp 10 juta.

Kepala Bidang Pemberlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKBPP) Kabupaten Brebes, Dra Rini Puji Astuti mengatakan, agar setiap keluarga berhati-hati dan selalu waspada terhadap ancaman maupun incaran tersebut.

"Sebab mereka menggunakan cara jitu, yakni mengiming-imingi gadis-gadis belia pekerjaan dengan gaji lumayan besar," ujar Rini, Senin 19 November 2013.

Untuk mengantisipasi kejadian serupa, pihaknya, akan secepatnya melakukan sosialisasi kepada masyarakat, agar tidak tergiur oleh para oknum calo tenaga kerja yang nakal.

"Ya, kami akan seceatnya melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak tergiur oleh para oknum calo tenaga kerja yang nakal. Ini sangat penting agar dikemudian hari tidak lagi kejadian serupa," paparnya.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita