Ilustrasi
PanturaNews (Brebes) - Pelanggan PDAM Unit Ibu Kota Kecamatan (IKK) Paguyangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, keluhkan tidak lancarnya pasokan air bersih. Air hanya mengalir beberapa saat saja, sehingga tidak mencukupi kebutuhan untuk sehari-hari.
"Mengalir hanya tengah malam bahkan dini hari sehingga sering tidak dapat air," keluh Sri Makhaeni (45), pelanggan PDAM Unit IKK Paguyangan kepada PanturaNews.Com, Senin 18 November 2013.
Menurut pelanggan yang tinggal di Perumahan Palem Indah, Desa Pagojengan, Kecamatan Paguyangan ini, masalah tidak lancarnya pasokan air bersih telah terjadi cukup lama dan belum ada penanganan.
"Sudah sebulan lebih air sulit mengalir dan belum ada penanganan," kata Sri.
Pelanggan lainnya, Suparsih (40) warga Desa Pagojengan, juga mengungkapkan hal yang sama. Di rumhanya air PDAM hanya mengalir sekitar satu jama pada pukul 09.00 sampai 10.00 WIB. Sehingga tidak dapat mencukupi kebutuhan air bersih dan terpaksa menggunakan air sumur.
"Tapi meski begitu rekening yang harus dibayar tiap bulannya tetap tinggi," ungkapnya.
Sementara itu, diperoleh informasi dari staf bagian teknik PDAM Unit IKK Paguyangan, Dani mengatakan, saat ini sedang ada kerusakan pada pipa pasokan dari sumber mata air. Sehingga diberlakukan penggiliran antara pelanggan di sebelah utara dan selatan.
"Saat ini diberlakukan penggiliran karena pasokan air juga terbatas," katanya.
Dikatakan, PDAM Unit IKK Paguyangan memiliki tiga sumber mata air untuk memasok sekitar 900 pelanggannya, yakni Tuk Kalimanggis, Tuk Sirah dan Tuk Sirah. Dari tiga sumber itu hanya Tuk Kalimanggis yang saat ini masih lancar dengan debit tujuh liter per detik.
"Tuk Kalimanggis yang masih bisa diandalkan dan debitnya hanya sekitar tujuh liter per detik," ujar Dani.
Sementara dua sumber mata air lainnya saat ini mengalami kerusakan pada pipa penyalurannya dan masih terus dilakukan perbaikan. Medan yang sulit seringkali menghabat upaya perbaikan.
"Kita upayaan terus perbaikan meski medannya cukup sulit, jalannya hanya setapak dan harus membawa peralatan yang berat dan banyak," pungkas Dani.