Selasa, 12/11/2013, 06:21:23
Protes Jalan Rusak, Warga Aksi Pasang Spanduk
-Laporan Zaenal Muttaqin

Peserta aksi membentangkan spanduk di pertigaan Bumiayu arah Salem sebelum dipasang (Foto: zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Prihatin dengan kondisi jalan provinsi ruas Bumiayu-Salem di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, sejumlah elemen masyarakat melakukan aksi pasang spanduk bernada protes, Selasa 12 November 2013 sore.

Sebelum memasang spanduk protes, peserta aksi yang merupakan gabungan dari beberapa organisai massa, yakni Forum Bumiayu Rembug (FBR), Serikat Guru Brebes, LSM Gugat, Ikatan Mahasiswa Brebes Selatan (IMBS), Pemuda Pancasila (PP) dan Pemuda Parlemen Bumiayu itu, sempat membentangkan sepanduk di pertigaan jalan Kecamatan Bumiayu menuju Kecamatan Salem.

"Aksi ini bertujuan untuk mengingatkan pada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah, agar memperhatikan infrastruktur yang menjadi tanggung jawabnya," kata Slamet Riyadi, salah satu korlap aksi.

Menurutnya, jalan Bumiayu-Salem sepanjang kurang lebih 40 kilometer sekitar 80 persen rusak parah. Pemprov kurang meperhatikannya itu terlihat dari tidak ada upaya perbaikan yang maksimal. sehingga sangat merugikan warga di Brebes bagian selatan.

"Jalan rusak parah, untuk menempuh jarak 40 kilometer memerlukan waktu hampir dua jam dengan kendaraan bermotor," katanya.

Kondisi itu jelas sangat merugikan masyarakat, aktivitas ekonomi terganggu. Biaya transportasi juga makin mahal sehingga sangat memperngaruhi perekonomian warga. "Benar-benar rusak seperti sungai asat, kalau pun ada yang bagus tidak lebih dari lima kilometer," tutur Slamet.

Sementara itu pada spanduk yang dipasang di pertigaan Bumiayu arah Salem tertulis, GUBERNUR DAN PARA ANGGOTA DEWAN MANA PEDULIMU...?? ATAS RUSAKNYA JALAN BUMIAYU-SALEM.....!!! JANGAN SENGSARAKAN RAKYAT !!! Ada tiga sepanduk yang nada tulisannya sama yang diantaranya dipasang di depan Polsek Bumiayu dan Dukuh Buaran, Desa Pangebatan, Kecamatan Bantarkawung.

"Kami juga sangat menyayangkan para anggota dewan provinsi yang sepertinya menutup mata dengan kondisi jalan Bumiayu - Salem ini, mereka tidak peduli pada kesulitan masyarakat akibat kerusakan jalan itu," tutur Jefry, peserta aksi.

Aksi yang berjalan tertib itu sempet mengundang perhatian warga di kota Kecamatan Bumiayu, terutama para pengguna jalan. Beberapa pengemudi kendaraan sempat berhenti dan melihat aksi tersebut, sehingga lalu-lintas di jalur kota Bumiayu sempat tersendat.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita