Ketua DPC PPP Kabupaten Pemalang, Muntoha, SH,M Hum (FT: Ruslan Nolowijoyo)
PanturaNews (Pemalang) – Untuk membangun Kabupaten Pemalang ke depan, selain butuh persiapan matang serta konsep yang jelas juga butuh sosok bupati yang dekat dengan rakyat. Jika dikaitkan dengan pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang akan dilaksanakan Oktober 2010 mendatang, maka diharapkan Bupati Pemalang yang terpilih, adalah yang harus Njawani jika orang Jawa, merakyat, mau mendengarkan keluhan rakyat dan mau berkomunikasi serta dekat dengan rakyat kecil.
Demikian disampaikan Ketua Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Muntoha, SH,MHum, Jumat 26 Pebruari 2010 siang kemarin. Kata dia, kalau bupati mendatang tipe yang demikian itu, berarti orangnya adalah tipe yang mau mendengarkan suara rakyat kecil.
“Bagi bupati ke depan, pintar itu penting, tapi apa gunanya bila setelah jadi bupati malah minteri rakyat dan minteri legislatif?,” ungkap mantan pengacara itu.
Menurut Muntoha, rakyat Pemalang merindukan sosok bupati yang dekat dengan kalangan bawah. Mereka menunggu hadirnya seorang bupati yang mau mendengarkan suara orang kecil, sehingga tidak terkesan eksklusif. Nah, kalau ciri-ciri seperti itu telah dimiliki oleh H. Junaedi yang saat ini menjabat Wakil Bupati Pemalang.
Pada Pilkada Pemalang, H Junaedi SH MH maju sebagai calon bupati, berpasangan dengan Mukti Agung Wibowo ST sebagai calon wakil bupati. Pasangan yang sudah mendapat rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan Nomor Rekomendasi: 3210 /IN /DPP /II/2010 ini, juga didukung koalisi PPP, PKB dan Partai Demokrat.