Ilustrasi
PanturaNews (Brebes) - Tingkat partisipasi warga Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, pada ajang pesta demokrasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) 26 Mei 2013 lalu sangat rendah, hanya 48,2 persen. Rendahnya tingkat pertisipasi ini ditengarai karena faktor rendahnya sosialisasi.
"Partisipasi masyarakat pada Pigub jelas rendah karena sosialisasi juga tidak maksimal," ujar Untung Imam Subagyo, warga Bumiayu yang aktivis LSM Gugat, kepada PanturaNews.Com, Rabu 29 Mei 2013.
Menurutnya, berdasarkan data diketahui di Kecamatan Bumiayu jumlah warga yang masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 85.554 orang. Dari jumlah tersebut yang datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan menggunakan haknya pada hari pemungutan suara Minggu 26 Mei 2013 lalu sebanyak 41.294 orang.
"Tingkat partisipasi warga dalam menggunakan haknya hanya 48,3 persen," kata Untung.
Dikatakan, dari pantauan yang dilakukannya sosialaisasi yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Brebes sangat minim dan tidak menjangkau ke lapisan warga yang ada di desa-desa. Sosialisasi hanya di tingkat kecamatan padahal konsentrasi penduduk itu ada di desa.
"Sosialisasi di kecamatan atau di pasar itu kan hanya orang tertentu saja yang tahu," ucap Untung.
Ditambahkan, kondisi itu tidak dapat dibiarkan dan harus ada evaluasi karena pada tahun 2014 nanti akan ada gelaran pesta demokrasi Pemilihan Legislatif (Pileg). Evaluasi perlu dilakukan untuk selanjutnya dilakukan langkah-langkah yang tepat untuk mendogkrak partisiapasi warga pada Pileg.
"Kinerja KPU dan juga Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) juga perlu dievaluasi. Bila perlu yang tidak semangat dan tidak menunjukkan kinerja yang lebih baik diganti saja," tandas Untung.