Anggota DPR RI Fraksi PDIP, DR. Dewi Aryani, M.Si
PanturaNews (Jakarta) - “ ......untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, maka disusunlah Kemerdekaan Kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-undang Dasar Negara Indonesia…”
Dikatakan Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, DR. Dewi Aryani, M.Si, Rabu 29 Mei 2013, bahwa Bangsa Indonesia adalah bangsa yang wajib memelihara perdamaian, terlebih perdamaian dunia. Hal ini secara gamblang diatur dalam pembukaan UUD 1945 alinea 4. Dalam konteksnya secara internasional, perdamaian dunia tentu sudah “digarap” oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
PBB dibentuk, lanjutnya, untuk memfasilitasi dalam hukum internasional, keamanan internasional, pengembangan ekonomi, perlindungan sosial, hak asasi dan pencapaian perdamaian dunia. Tapi kemudian, sudahkah dunia internasional sepenuhnya mendapatkan kedamaian? Dan apa yang sudah dilakukan Indonesia untuk menjunjung perdamian dunia?
Lebih lanjut dikatakan, banyaknya perang antar Negara menjadi bukti nyata bahwa dunia internasional belum sepenuhnya damai. Sebut saja konflik yang masih belum selesai antara Israel dan Lebanon. Ribuan nyawa terenggut atas perang yang terjadi. Dan nyatanya, PBB belum mampu menjalankan misi perdamaiannya dengan baik.
"Sebagai warga negara Indonesia, kita patut berbangga diri. Indonesia telah mengirimkan 5 (lima) Satuan Tugas (Satgas) TNI Kontingen Garuda (Konga) ke Lebanon yang berjumlah 233 prajurit TNI. Sebagai salah satu bagian dari dunia internasional, Indonesia telah melakukan aksi nyata, bukan sekedar bicara," tutur Dewi yang juga Duta UI untuk Reformasi Birokrasi Indonesia.
Ditegaskan, apa yang dilakukan oleh para tentara adalah salah satu wujud persembahan untuk Indonesia. Karena dengan mereka mengemban misi perdamaian dunia, artinya mereka telah menjalankan apa yang diamanatkan dalam UUD 1945. Mereka telah mempertaruhkan jiwa dan raga untuk Indonesia.
"Apa yang dilakukan oleh para tentara rakyat kita adalah salah satu wujud persembahan untuk Indonesia. Karena dengan mereka mengemban misi perdamaian dunia, artinya mereka telah menjalankan apa yang diamanatkan dalam UUD 1945," tandas Dewi.
Selain itu, sebagai bentuk dukungan perdamaian dunia, politisi PDI Perjuangan ini mempersembahkan lagu “Persembahan untuk Indonesiaku”, dinyanyikan oleh DR. DEwi ARyani (DEAR) feat Edo Kondologit, ciptaan Dewi Aryani dan KAWE.
Lagu tersebut merupakan bentuk apresiasi dan aksi seni atas apa yang telah dilakukan oleh para Pasukan Garuda untuk dunia, dan tentunya untuk Indonesia. Lirik dalam lagu tersebut akan menggugah jiwa siapapun yang mendengarkan dengan hati, bahwasanya kita semua wajib mengabdikan jiwa dan raga kita untuk Indonesia.
Dikatakan Dewi Aryani dalam lagu “Persembahan untuk Indonesiaku” ada lirik “Untukmu,Indonesiaku.. Seluruh nafas dan tetesan darahku.. mengalir terjatuh, dari lubuk untuk negeriku..”.
“Itu sangat mencerminkan apa yang sedang dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia, terutama Pasukan Garuda yang mengabdikan diri kepada Indonesia,” pungkasnya.