Selasa, 07/05/2013, 06:08:08
Angka Kemiskinan Brebes Diatas Angka Nasional
-Laporan Zaenal Muttaqin

Mensos RI, Salim Segaf Aljufry (tengah) saat berkunjung ke Ponpes al Hikmah 1 Benda (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Angka kemiskinan di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, masih sangat tinggi yakni sekitar 20 persen. Angka kemiskinan tersebut masih diatas angka kemiskinan nasional yang 11,66 persen. Menanggapi hal itu, Menteri Sosial (Mensos) RI, Prof. DR. Salim Segaf Al Jufri meminta agar Pemkab Brebes dapat kerja sama untuk mengurangi angka kemiskinan tersebut.

"Untuk daerah yang angka kemiskinannya lebih tinggi dari angka kemiskinan nasional seperti Brebes ini, mesti ada kerja sama dengan pusat untuk menguranginya," ujar menteri saat berkunjung ke Pondok Pesantren (Ponpes) Al Hikmah 1 Benda Sirampog, Brebes, Selasa 07 Mei 2013.

Menurutnya, masih tingginya angka kemiskinan karena beberapa faktor. Seperti terbatasnya lapangan kerja, pendapatan yang minim, juga pendidikan yang rendah atau juga karena kemalasan dari orang miskin sendiri untuk giat bekerja.

"Kalau menganggur atau tidak kerja dengan sendirinya akan miskin, bisa juga karena malas atau enggan bekerja sehingga menjadi miskin," kata Segaf.

Dikatakan, untuk mengatasi masalah kemiskinan Kementerian Sosial telah menggulirkan beberapa program unggulan, diantaranya Program Keluaga Harapan (PKH). Program ini sasarannya khusus untuk mereka yang sangat miskin sebanyak 2.400.000 rumah tangga sangat miskin (RTSM).

"PKH ini memberi bantuan langsung tunai bersayarat untuk mengeluarkan mereka dari kemiskinan," ucap Segaf.

PKH merupakan program unggulan yang biasanya dalam waktu minimal enam tahun akan dapat keluar dari kemiskinan. PKH tidak sekedar memberi bantuan tapi juga pendampingan dan pemberdayaan, sehingga yang masuk dalam program itu akan merubah perilakunya.

"Program ini terbukti telah berhasil dan dipakai di 40 negara, juga diakui oleh PBB," tutur Segaf.

Sementara itu, Bupati Brebes, Hj Idza Priyanti dalam pidato menyambut kedatangan Mensos di Ponpes Al Hikmah 1 Benda mengatakan, angka kemiskinan di Brebes mencapai sekitar 20 persen dengan jumlah penduduk yang cukup tinggi.

"Kemiskinan di Brebes mencapai 20 persen dari penduduk yang ada, tapi sumber daya manusia (SDM) yang ada juga cukup besar," katanya.

Diharapkan ada dukungan dari pemerintah pusat terutama Kementerian Sosial untuk mengurangi angka kemiskinan tersebut. Dukungan dalam pemberdayaan SDM yang ada juga pemanfaatan sumber daya alam (SDA) secara baik akan sangat diharapkan.

"Kami sangat berharap ada dukungan dari Kementerian Sosial untuk meningkatkan kemakmuran warga Brebes," harap Idza.

Pada kesempatan kunjungan ke Ponpes Al Hikmah 1 Benda, Mensos Salim Segaf Aljufry sempat menyerahkan bantuan untuk anak tidak mampu sebesar Rp 50 juta. Bantuan diberikan untuk 250 anak masing-masing senilai Rp 200 ribu. Penyerahan secara simbolis diterima oleh Pengasuh Ponpes Al Hikmah 1, KH Labib Sodiq.

Kesempatan itu pula Mensos membuka kegiatan Dauroh Kader Aswaja Hai'ah As Sofwah yang digelar di Ponpes tersebut. Pembukaan dilakukan dengan pemukulan bedug dan disaksikan oleh ratusan peserta dan tamu undangan lainnya.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita