Rabu, 10/04/2013, 06:39:31
Taufik: Diperlukan Dai yang Memahami Ajaran Aswaja
-Laporan Zaenal Muttaqin

Ketua Tanfidziyah MWC NU Kecamatan Bumiayu, H Taufik Tohari (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Dalam rangka mempertahankan faham Ahlus Sunnah Wal Jamaah (Aswaja), Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menggelar pelatihan da'i atau juru dakwah NU.

Kegiatan yang diikuti oleh para dai dari ranting-ranting NU yang ada di Brebes bagian selatan ini, digelar di Pondok Pesantren (Ponpes) Darun Najah Pruwatan, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Rabu 10 April 2013.

"Untuk melestarikan faham Aswaja diperlukan da'i-da'i yang memahami tentang ajaran Aswaja secara menyeluruh dan berkualitas, sehingga perlu adanya pelatihan," ujar Ketua Tanfidziyah MWC NU Bumiayu, H. Taufik Tohari, SH.

Menurutnya, ada kekhawatiran terjadinya erosi keyakinan bagi warga NU dengan munculnya faham-faham yang bermacam-macam. Sehingga dibutuhkan benteng yang kuat agar erosi tersebut tidak terus terjadi di kalangan warga NU.

"Menyikapi kondisi tersebut dibutuhkan para da'i yang berfaham Aswaja untuk dapat berkiprah melakukan filterisasi penyebaran faham yang anti Aswaja," kata Taufik selaku penanggungjawab kegiatan.

Dikatakan, kegiatan pelatihan dimaksudkan sebagai pembekalan untuk peningkatan kemampuan para da'i dalam memahami kasus-kasus kekinian. Selain itu sekaligus untuk membangkitkan kembali para da'i adanya rasa memiliki terhadap NU.

"Rasa memiliki terhadap NU juga perlu dibangkitkan kembali untuk kelangsungan organisai kemasyarakatan terbesar ini," ucap Taufik.

Pelatihan mengusung tema 'Lestarikan faham ahlussunah wal jamaah untuk kebesarana Nahdlatul Ulama'. Bertindak sebagai tutor KH Mazuki Mustamar dari Malang. Kegiatan diikuti oleh sekitar 500 peserta.

Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Ketua Tanfidziyah NU Cabang Brebes, H Athoilah MSi dengan dihadiri pejabat Muspika Kecamatan Bumiayu. Bersmaan itu dilakukan pula pelantikan Pengurus MWC NU Kecamatan Bumiayu untuk masa khidmat tahun 2012 - 2017.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita