Aditya Arya Putra
PanturaNews (Ponorogo) - Terkait dugaan kasus penjualan bantuan traktor oleh Kelompok Tani Margo Joyo, Desa Brahu, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo akan menindaklanjuti. Kejari akan mengumpulkan data-data terkait informasi dugaan penyimpangan bantuan itu, untuk kepentingan proses hukum.
Kepala Seksi (Kasi) Intel Kejari Ponorogo, Aditya Arya Putra ketika di konfirmasi, Rabu 10 April 2013, mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti data yang telah dimuat oleh surat kabar, dan mengumpulkan data-data lainnya untuk kepentingan proses selanjutnya. "Kami akan mengusut masalah ini, nanti kami turunkan anggota," terangnya.
Hal senada dikatakan Kasi Pidana Khusus (Pidsus), Yunianto. Menurutnya, pihaknya saat ini belum memberikan kesimpulan terhadap informasi tersebut, apakah termasuk pelanggaran hukum atau tidak, sebelum ada pemeriksaan secara teliti yang dilakukan oleh Intel Kejaksaan. Namun kejaksaan tetap akan menindaklanjuti hal tersebut.
"Kalau seperti ini ranahnya masih di intel kejaksaan, dilakukan kajian untuk pemeriksaan awal, kemudian nanti baru ada kesimpulan, setelah itu baru menjadi tugas kami," katanya.
Sebelumnya diberitakan, bantuan Pemerintah berupa traktor bermerek Mitsubishi yang diberikan kepada Kelompok Tani Margo Joyo, Desa Brahu Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur di duga dijual. Alasanya, traktor cacah itu tidak sesuai digunakan untuk menggarap lahan persawahan setempat. Sehingga, dibelikan traktor merek Kubota untuk menggantikan traktor bantuan tersebut yang konon harganya lebih murah.
Hal itu diakui oleh Ketua Kelompok Tani Sugini, dirinya mengaku menjual traktor bantuan bermerek mitsubishi karena traktor bantuan tersebut tidak tepat digunakan untuk menggarap lahan persawahan didesanya. Sedangkan, traktor merek kubota yang dibelinya itu diklaim sesuai dengan kebutuhan kelompok tani didesanya. "Ya memang kami jual, karena traktor merek mitsubishi tidak tepat digunakan disini, dan itu sudah melalui musyawarah kelompok," kata Sugini sambil menunjukkan traktor yang dibelinya bermerek kubota.