Ilustrasi
PanturaNews (Tegal) - Mama (25), seorang pemuda warga Kelurahan Debong Tengah, Kota Tegal, Jawa Tengah, kritis setelah ditabrak Kereta Api (KA) pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM ) milik Pertamina, di Desa Kauman, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal, Minggu 17 Maret 2013 pukul 20.30 WIB.
Oleh warga setempat korban langsung dilarikan ke RSUD Kardinah Kota Tegal, karena kedua tangan korban putus akibat kerasnya benturan KA tersebut.
Hanip (24) salah seorang saksi mata mengatakan, kejadian tersebut berawal saat korban tengah tiduran di bantaran rel yang akan dilintasi KA pengangkut BBM tersebut. "Saya menduga kalau korban sedang dalam keadaan mabuk akibat minum-minuman keras," ujar Hanif, salah seorang warga Desa Kauman, Kecaamatan Dukuh Turi.
Pihaknya mengira kalau korban yang tengah tiduran di bantaran rel ini tidak menyadari akan ada KA pengangkut BBM lewat dari arah selatan menuju utara. Namun, begitu KA tersebut jaraknya sudah sangat dekat sekali korban baru menyadarinya dan langsung mencoba meyelamatkan diri.
"Walaupun korban mencoba meyelamatkan diri, tapi akhirnya korban tertabrak hingga kondisinya kritis karena kedua tangannya putus akibat kerasnya benturan KA tersebut," paparnya.
Polisi setempat yang mendapat laporan dari warga langsung menuju lokasi kejadian untuk ditanganinya.