Rabu, 06/03/2013, 09:52:06
Calon Kepala Desa Terpilih Dituduh Cabuli Gadis
-Laporan Takwo Heriyanto

Demo warga Desa Luwunggede halaman Kantor Bupati Brebes (Foto: Takwo Heriyanto)

PanturaNews (Brebes) - Seorang calon Kepala Desa (Kades) terpilih di Desa Luwunggede, Tanjung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah (Jateng), Enggin Saputra, dituduh melakukan pencabulan terhadap seorang gadis warga desanya sendiri, Halimah (20).

Tuduhan itu dilontarkan oleh puluhan warga desanya saat melakukan aksi unjuk rasa di depan halaman Kantor Bupati Brebes, Selasa 05 Maret 2013 siang. Aksi unjuk rasa tersebut mendapat pengawalan ketat dari puluhan aparat keamanan Polres Brebes, yang sebelumnya telah berjaga-jaga dilokasi.

Iis (30), salah seorang warga Desa Luwunggede mengatakan, aksi unjuk rasa yang dilakukan adalah menuntut kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat agar calon kades terpilih tersebut untuk dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya yang dilakukan terhadap Halimah dimanaa peristiwa dan kejadiannya dialami pada 9 bulan yang lalu.

"Saat ini, Halimah sudah mengandung, bahkan sampai sekarang anaknya sudah lahir hingga berusia 8 bulan," ujar Iis yang mengaku sebagai kerabat Halimah, saat dikonfirmasi PanturaNews.Com, Selasa 05 Maret 2013.

Untuk itu, pihaknya bersama warga lainnya menuntut kepada Pemkab Brebes agar calon kades terpilih tersebut untuk mengakui perbuatannya sekaligus mau menjadikannya (Halimah) sebagai istri serta anaknya tersebut sebagai anak kandungnya.

"Halimah itu bukan wanita murahan seperti Jablay. Seharusnya dia (Enggin-red) yang sudah punya istri yang saat ini menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri ini tidak memperlakukan seorang wanita seenaknya sendiri. Apalagi sampai memperlakukannya kepada beberapa seorang wanita," kata Iis.

Pihaknya bersama warga desanya membantah jika aksi unjuk rasa yang dilalukan ini dikaitkan dengan persoalan hasil pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Desa Luwunggede yang dimenangkan oleh Enggin.

Menurutnya, kasus pencabulan yang dialami Halimah tidak segera dilaporkan ke pihak berwajib oleh keluarganya pada saat itu,  lantaran takut karena merasa ditekan oleh Enggin.

"Apalagi keluarganya itu orang miskin," tutur Iis yang mengaku sudah melaporkan kasus pencabulan terhadap Halimah ini kepada Polres Brebes.

Sementara, Halimah sendiri belum bisa dikonfirmasi terkait kasus pencabulan yang dialaminya itu. Begitu juga sebaliknya, Enggin yang dituduh warganya melakukan pencabulan terhadap Halimah saat dikonfirmasi lewat handphonnya tidak aktif.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita