Sabtu, 02/03/2013, 05:18:53
Jumat Bersih Dimanfaatkan untuk Gerakan Tanam Pohon
Pemalang-Muhammad Ridwan

Wakamabigus, Hj.Maryati, S.Pd. secara simbolis menyerahkan bibit pohon kepada Kamabisa (Foto: Ridwan)

PanturaNews (Pemalang) - Program Jum'at Bersih-Jum'at Sehat yang pada hari-hari biasa digunakan untuk membersihkan sekolah dan senam, menjadi berbeda pada Jum'at 01 Maret 2013. Kegiatan itu dimanfaatkan oleh keluarga besar SDN 07 Klareyan, Kecamatan Petarukan, Kabuaten Pemaang, Jawa Tengah, untuk mengadakan gerakan tanam pohon di lingkungan sekolah dan tepi-tepi jalan yang masih gersang.

Kegiatan yang sebelumnya sudah disosialisasikan kepada para siswa tersebut, mendapat apresiasi yang cukup bagus dari pemerintah Desa Klareyan. Pada kesempatan itu Kepala Desa juga ikut dan terjun langsung berbaur dengan para siswa, para guru dibantu dari DKR dengan pakaian lengkap Pramuka.

Kepala SDN 07 Klareyan, Jamsari, S.Pd yang juga Kamabigus mengatakan, kegiatan seperti itu sudah dipersiapkan jauh sebelumnya, bahkan beberapa hari yang lalu juga sudah diawali penanaman pohon di belakang sekolah.

Persiapan yang dilakukan oleh pihak sekolah sendiri adalah menyediakan bibit sejumlah kurang lebih 500 batang terdiri dari jenis sengon dan 20an batang bibit mangga. Bibit-bibit tersebut diupayakan sendiri oleh gugus depan bersangkutan dan sebagian mendapat bantuan dari dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Pemalang. Sedangkan untuk peserta didik mempersiapkan cangkul, sabit dan sejenisnya untuk alat menanam pohon.

Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dan respon yang cukup baik dari pemerintah desa, terbukti kepala desa selaku Kamabisa (Ketua Majlis Pembimbing Desa) bersedia hadir dan membuka kegiatan tersebut, sekaligus ikut dalam kegiatan gerakan tanam pohon dan atas petunjuknya. Pohon-pohon itu ditanam di sebelah timur tepi sungai Jati dari selatan perbatasan Desa Pegundan ke utara, sampai dengan pintu air di jalan raya desa yang menghubungkan dengan Desa Kendaldoyong.

Sementara itu kepala UPP Kecamatan Petarukan, HM. Nurhadi, S.Pd, M.Pd yang juga selaku Ketua Kwaran Petarukan mengatakan, kegiatan ini mempunyai 2 tujuan yaitu membekali siswa atau anggota Pramuka untuk lebih mencintai alam dan yang kedua menunjang program pemerintah yaitu program penanam sejuta pohon.

Untuk perawatan, bibit yang ditanam di areal lingkungan SDN 07 Klareyan menjadi tanggung jawab SD bersangkutan sedangkan yang di tepi sungai menjadi tanggung jawa desa dan hasilnya nanti juga bisa dipergunakan dan dimanfaatkan oleh desa, kata Nurhadi.

500 bibit pohon yang terdiri dari sengon dan mangga itu ditanam areal tepi sungai sejumalh 200 batang dan di lingkungan SDN 07 sejumlah 300 batang pohon.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita