Kamis, 21/02/2013, 07:50:54
Nelayan Dilanda Paceklik, PAN Gelontorkan Bantuan
-Laporan Riyanto Jayeng

Anis Yuslam (kedua dari kanan) dan Abdullah Sungkar (paling kanan) menyerahkan bantuan paket sembako (Foto: Jayeng)

PanturaNews (Tegal) - Musim paceklik yang mendera nelayan di wilayah Kota Tegal, Jawa Tengah, mendapat perhatian serius dari berbagai kalangan. Setelah pemerintah daerah setempat memberikan bantuan beras, kini menyusul intitusi politik ikut serta peduli terhadap keterpurukan nelayan selama musim paceklik. Salah satunya adalah Partai Amanat Nasional (PAN), yang menggelontorkan bantuan berupa sembako sebanyak 250 paket.

“Bantuan paket sembako ini sebenarnya sesuatu yang biasa, namun ini menjadi luar biasa bagi nelayan yang memang sangat membutuhkan karena selama musim peceklik atau angin baratan ini, tidak melakukan aktifitas melautnya. Praktis para nelayan itu tidak mendapatkan penghasilan untuk menghidupi keluarga seperti biasanya. Ini bentuk kepedulian Partai Amanat Nasional terhadap masyarakat marginal seperti nelayan,” kata Ketua DPD PAN Kota Tegal, Anis Yuslam Mohammad Dahda, Kamis 21 Februari 2013.

Menurut Anis, pemberian bantuan itu secara simbolik dilakukan pada Rabu kemarin. Di dalam jadwal telah direncanakan akan dihadiri oleh Sekjend DPP PAN, Ir Taufik Kurniawan MM, Ketua Fraksi DPR RI, Ir Tjatur Sapto Edy MT, anggota DPR RI, Ir H Teguh Juwarno MSi dan Eko Hendro Purnomo. Namun, karena ayah Ketua DPP PAN, Ir Hatta Rajasa meninggal dunia, keempatnya batal hadir untuk berdialog dengan masyarakat nelayan Kota Tegal.

"Meskipun demikian pelaksanaan pembagian bantuan paket sembako tetap berjalan lancar. Bantuan semacam itu rencananya akan dilakukan secara bertahap kepada masyarakat Kota Tegal," katanya.

Ketua Fraksi PAN Peduli Rakyat DPRD Kota Tegal, Abdullah Sungkar, SE,MT menambahkan, pihaknya berharap dengan bantuan paket sembako bisa sedikit meringankan nelayan dalam mencukupi kebutuhan hidup. Sebab, saat ini mereka sedang mengalami masa sulit karena dilanda musim paceklik karena tidak bisa melaut. 

Salah seorang nelayan, Darmo (45) menyatakan, saat ini kondisi nelayan Kota Tegal sedang sulit karena cuaca kurang bersahabat. Oleh karena itu, berharap kegiatan sosial semacam ini bisa dilakukan secara rutin, baik dari PAN maupun partai politik (parpol) lain yang ada di Kota Tegal maupun organisasi masyarakat (ormas).

"Akibat kondisi cuaca akhir-akhir ini kurang bersahabat, penghasilan nelayan tak menentu, bahkan kadang-kadang tak dapat hasil," ujarnya.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita