Mahasiswa UPS jalan kaki menuju DPRD menyusuri jalan pantura Kota Tegal (Foto: Gaharu)
PanturaNews (Tegal) - Jelang kedatangan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke Kabupaten Tegal melalui Stasiun Kereta Api (KA) Kota Tegal, Jawa Tengah, belasan mahasiswa Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Pancasakti (UPS) Tegal, menggelar demo di gerbang Jalan Halmahera dan DPRD Kota Tegal, Rabu 20 Februari 2013 siang.
Mahasiswa menyerahkan surat kepada SBY melalui DPRD, yang isinya dua aspirasi lokal dan masalah ekonomi nasional. Aspirasi pertama adalah soal penegrian UPS, dan yang kedua soal ekonomi Indonesia yang dinilai tidak mensejahterakan rakyat, sehingga para mahasiswa mengecam kedatangan SBY ke Tegal dengan menunpang kerata api. SBY tiba di Tegal dijadwalkan pada pukul 19.00 WIB.
“Kami mengecam kedatangan SBY, karena yang pertama kita pantau banyak tanaman petani disepanjang rek KA yang dibersihkan, diratakan, dengan alasan menyambut kedatangan presiden. Padahal kan itu tidak menimbulkan masalah. Dan banyak pedagang yang dipaksa mundur dari jalan yang akan dilaui SBY,” kata Gubernur BEM FE UPS Tegal, Desky Danuaji disela-sela demo.
Menurutnya yang lebih penting adalah, permasalahan ekonomi nasional dimana UUD pasal 33 implementasinya sudah jauh melenceng, dan itu merupakan pelanggaran konstitusi. “Karenanya kami minta SBY untuk meluruskan. Kalau tidak mampu, maka kami minta SBY turun saja,” tegasnya.
Sementara soal penegrian UPS Tegal, mahasiswa menilai Yayasan UPS tidak transparan. Indikatornya, bahwa sepanjang tahun 2010 sampai 2013 sudah tidak ada aktivitas terhadap penegrian, namun pihak belum berani mengumumkan bahwa UPS tidak jadi negeri.
“Kebenaran bahwa UPS tidak bisa menjadi universitas negeri, harus diluruskan dan diumumkan kepada masyarakat, sehingga tidak ada lagi masyarakat yang tertipu ketika memasukkan anaknya ke UPS,” kata salah satu mahasiswa dalam orasinya.
Demo mahasiswa dikawal ketat aparat dari Polres Tegal Kota sebanyak 1 SSK serta anjing pelacak. Setelah orasi di Gerbang UPS Jalan Halmahera, mahasiswa berjalan menuju gedung DPRD Kota Tegal menyusuri Jalan Yos Sudarso, sehingga arus kendaraan jalan pantura itu tersendat, namun tidak menimbulkan kemacetan.