Anggota DPRD Brebes, Bambang Edi Prabowo
PanturaNews (Brebes) - Beredar kabar di lingkungan DPRD Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, bahwa jabatan Sekretariat Dewan (Sekwan) yang saat ini diduduki Drs. Sri Teguh Pambudi, MSi, akan diisi oleh pejabat yang berasal dari luar birokrasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun PanturaNews.Com menyebutkan, bahwa pengisian jabatan Sekwan yang baru tersebut atas usulan pimpinan DPRD Brebes, tanpa melalui usulan dari Pemkab Brebes dalam hal ini pihak eksekutif.
Adapun jabatan Sekwan yang diindikasikan berasal dari luar birokrasi Pemkab Brebes itu, adalah Muhammad Muslich yang notabenenya adalah mantan Sekda sekaligus Sekwan Kabupaten Cilacap yang kalah bersama pasangannnya Novita Wijayanti pada Pemilukada Cilacap 2012 lalu. Namun, saat ini yang bersangkutan (Muslich-red) diketahui telah menjadi salah satu staf di lingkungan Pemkab Brebes.
Isu adanya jabatan Sekwan baru tersebut ternyata membuat para staf/karyawan di lingkungan DPRD Brebes merasa resah. Bahkan, anggota DPRD Brebes juga merasakan resah adanya isu yang menyebutkan, bahwa pimpinan DPRD setempat akan mengusulkan jabatan Sekwan yang baru tersebut.
"Bagaimana saya tidak resah dengan adanya isu kalau pimpinan DPRD kami akan mengsusulkan jabatan Sekwan, yang awalnya bukan berasal dari birokrasi Pemkab Brebes," ujar Anggota DPRD Brebes, Bambang Edi Prabowo kepada PanturaNews.Com, Selasa 12 Februari 2013.
Menurutnya, secara tegas pihaknya sangat tidak setuju apabila pimpinan DPRD ternyata benar-benar akan mengusulkan Muslich untuk menduduki jabatan Sekwan yang baru, menggantikan Sri Teguh Pambudi.
"Apapun alasannya saya sangat tidak setuju. Sebab, walau bagiamanapun juga usulan pimpjnan DPRD kami menghambat karier bagi pejabat yang ada di lingungan Pemkab Brebes," ujar Kowo panggilan akrab Bambang Edi Prabowo ini.
Disamping itu, kata Kowo, bahwa hal tersebut sama saja membuat birokrasi Pemkab Brebes menjadi amburadul, karena tidak melalui prosedur atau mekanisme yang benar.
Ketua DPRD Brebes H. Illia Amin ketika akan dikonfirmasi terkait hal tersebut tidak berada di kantornya. Sementara, ketika mencoba konfirmasi melalui pesawat teleponnya tidak diangkat.