Bupati Ponorogo (kiri) saat menerima Tim Anggota PKK Kecamatan Pulung, Ponorogo. (Foto: Joko Susilo)
PanturaNews (Ponorogo) - Bupati Ponorogo, Jawa Timur, H. Amin, SH menghimbau untuk membudayakan pola hidup bersih dalam kehidupan sehari-hari. Karenanya, perilaku hidup bersih dan sehat diawali dari keluarga. Jika setiap keluarga di Ponorogo membudayakan kebersihan, maka Ponorogo pada umumnya akan menjadi kota bersih sehingga mampu mempertahankan Adipura.
"Kami minta kepada masyarakat untuk berpola hidup bersih, dan dapat membudayakan pola hidup bersih," ujar Amin saat lomba pelaksanaan 3 terbaik PHBS (Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Di Rumah Tangga) dalam rangka kesatuan gerak PKK-KB-Kes, di Balai Desa Pulung, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Tengah, Kamis 31 Januari 2013.
Bupati mengatakan, untuk menunjang perilaku dan pola hidup sehat, Pemerintah Kabupaten Ponorogo menyediakan sarana polindes, pondok bersalin yang tersebar diseluruh kecamatan di Kabupaten Ponorogo.
Berdasarkan hasil kunjungan bayi ke posyandu mengalami peningkatan dari 60% menjadi 95%. Sehingga diharapkan masyarakat Kabupaten Ponorogo, terutama usia balita dapat meningkat kwalitas kesehatanya sehingga menjadi generasi yang dapat diunggulkan dimasa mendatang.
"Semakin meningkatnya perhatian terhadap kesehatan anak, maka akan semakin meningkat pula kwalitas kesehatan mereka," lanjutnya.
Sedangkan Ketua Tim Penilai yang di ketuai oleh Ajeng Waluyo Lukitowati mengatakan salah satu penyebab gangguan kesehatan adalah perilaku hidup kurang sehat, salah satunya adalah tidak memperhatikan 3M (menutup, mengubur dan menguras) terhadap benda atau barang yang tidak berguna atau sampah.
"Hidup Sehat ini bukan kegiatan sesaat tetapi harus dilakukan terus-menerus dilaksanakan, meskipun lomba telah usai," katannya.
Adapun rangkaian lomba 3 terbaik PHBS meliputi, Taman Posyandu, BKR, simulasi BKR, PIK-Remaja, BKL, PHBS di SD Pulung 2, PHBS di SMP 1, Adm PKK, Rumah dan lingkungan sehat dan lain-lain.