Kamis, 24/01/2013, 12:53:56
Musim Paceklik, Ribuan Nelayan Tegal Dapat Bantuan Beras
-Laporan Riyanto Jayeng

Ilustrasi

PanturaNews (Tegal) - Sedikitnya 4.998 nelayan Kota Tegal, Jawa Tengah, mendapat bantuan beras sebanyak 50 ton dari Pemkot Tegal, sebagai bentuk kepedulian kepada nelayan yang menghadapi musim paceklik. Bantuan diserahkan langsung oleh Wakil Walikota Tegal, Habib Ali Zaenal Abidin di kantor Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Tegal, Rabu 23 Januari 2013.

Wakil Walikota Tegal, Habib Ali Zaenal Abidin mengatkan beras yang dibagikan kepada nelayan merupakan Cadangan Beras Pemerintah (CBP). Menurut Habib Ali setiap tahun, pemerintah Kota dan Kabupaten mendapat CBP sebanyak 100 Ton yang disimpan di Bulog. Untuk bantuan beras kepada nelayan, Pemkot Tegal hanya mengambil 50 Ton, sisanya nanti akan digunakan untuk bantuan lainnya kepada masyarakat.

Selain itu, untuk mendukung kelancaran distribusi Beras, Pemkot Tegal menganggarkan Rp 7,6 Juta sebagai biaya operasional HNSI Kota Tegal. Selain bantuan beras, Pemkot Tegal juga memberikan bantuan pelatihan bagi istri-istri nelayan, seperti pelatihan keterampilan membuat terasi dan mengolahan makanan dari bahan ikan.

Sementara Ketua HNSI Kota Tegal, Mahmud Effendi  mengatakan bantuan beras dari Pemerintah, cukup untuk memenuhi kebutuhan Nelayan selama 5 hingga 10 hari, tergantung jumlah anggota keluarga. Masing-masing nelayan mendapatkan bantuan 10 kilogram beras.

Mahmud menyampaikan, musim ombak besar atau musim paceklik bagi nelayan, akan terus berlangsung hingga bulan Pebruari 2013. Walaupun sudah ada larangan melaut, tetapi masih banyak Nelayan yang nekat melaut untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Apalagi berdasarkan data HNSI, jumlah nelayan Kota Tegal sebanyak 12 ribu orang, tetapi hanya kurang lebih 5 ribu orang yang mendapatkan bantuan beras.

“Selama musim paceklik ini, harga Ikan terus melonjak hingga 50 persen dari harga normal. Hal ini dikarenakan, produksi tangkapan ikan menurun,” tegas Mahmud.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita