Selasa, 22/01/2013, 06:26:12
LPSE Blacklist Delapan Rekanan Proyek Nakal
-Laporan Takwo Heriyanto

Ilustrasi

PanturaNews (Brebes) - Delapan rekanan nakal diblacklist, karena tak mampu melaksanakan pekerjaan sesuai dengan tenggat waktu dan aturan yang diberlakukan. Pengumunan identitas rekanan nakal secara jelas, bisa menjadi efek jera.

Demikian pernyataan Kepala Bagian (Kabag) Pembangunan Setda Brebes, Drs Edy Kusmartono MSi, selaku penanggung jawab Unit Layanan Pengadaan (ULP)-Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, saat menerima kunjungan Anggota DPRD Jepara, Selasa 22 Januari 2013.

Dikatakan Edy Kusmartono, kedelapan rekanan itu yakni CV Borobudur, CV Violet, CV Wahyu Putra Pratama, CV Riski Abadi, CV Sinar Muda Putra, CV Purna Yudha, CV Mahesa dan CV Harapan Sukses.

Kunjungan Anggota DPRD Jepara, Jawa Tengah, diterima Wakil Bupati Brebes, Narjo, Asisten II Setda, Ir H Moh Iqbal, Ketua Komisi III DPRD Brebes, Zaki Saprudin dan Anggota Komisi III Sukirso, di ruang rapat Bupati Brebes.

Mendengar pernyataan bahwa pihak ULP-LPSE Brebes berani memblacklist rekanan nakal yang tidak memenuhi target dalam penggarapan proyek tertentu, 13 anggota dewan dari kota ukir yang melakukan kunjungan kerja ke Brebes itu memberikan apresiasi.

“Kami memberikan apresiasi atas keberanian LPSE Pemkab Brebes yang memblacklist rekanan nakal,” ujar anggota Komisi D DPRD Jepara, H. Arofiq ST MT seraya mengacungkan jempol dalam dialog di ruang rapat Bupati Brebes.

Menurut Rofiq, hal serupa tidak pernah dilakukan oleh eksekutif di Jepara. Jadi tidak keliru kalau dirinya memilih daerah kunjungan ke Brebes. "Ini berarti, dengan dimuatnya identitas rekanan nakal secara jelas, maka bisa menjadi efek jera. Sehingga rekanan lain tidak melanggar kesepakatan bersama," ungkapnya.

Wakil Ketua DPRD Jepara, H. Aris Isnandar ST yang memimpin kunjungan kerja mengatakan, kunjungan ke Pemkab Brebes dalam rangka menimba ilmu tentang kebijakan pembangunan. Terutama dalam bidang LPSE karena LPSE Brebes mendapatkan predikat terbaik kedua se Jawa Tengah. 

Sejumlah anggota DPRD Jepara yang menyertai kunjungan H Masnukin BA (Ketua Komisi D), Drs Sugiyono (Wk Ketua Komisi D), Bambang Harsono SH MH (Sekretaris Komisi D) dan 9 Anggota Komisi D yakni Sutrisno, Ahmad Sukarno, H Achmad Marchum Ssos, Bangun Trihartanto, H Arofiq ST MT, KH Anshory Ali, Taufiq Rahman, H Noor Hadi dan Bambang Budiyanto SH Sos. Juga turut hadir Kasubag Protokol Sekretariat DPRD Jepara Muryanti SH MH dan staf, beserta staf Bappeda Jepara.  

Dalam penyambutannya, Wakil Bupati Brebes, Narjo menceritakan tentang kesuburan tanah Brebes. Selain penghasil bawang merah dan telor asin, potensi Brebes sangat menjanjikan. Antara lain dengan luas wilayah dan padatnya penduduk. Sehingga bisa dilakukan pemberdayaan pembangunan yang maksimal untuk kesejahteraan Brebes.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita