Pengunjung mengeluhkan kondisi OW PAI yang memprihatinkan (Foto: Jayeng)
PanturaNews (Tegal) - Genangan air di sana-sini, sarana pancuran water boom yang sudah rusak, sejumlah fasilitas Monumen Bahari yang dibiarkan rusak, itulah sekilas gambaran umum wajah Obyek Wisata Pantai Alam Indah (OW PAI) yang menjadi andalan pengeruk PAD Kota Tegal. Kondisinya kini semakin memprihatinkan.
Menanggapi hal itu, Anggota Komisi III DPRD Kota Tegal, Abdullah Sungkar SE MT, Senin 21 Januari 2013 mengatakan, pihaknya meminta kepada instansi terkait untuk segera melakukan tindakan. Antara lain, melakukan normalisasi saluran untuk mengatasi genangan air serta memperbaiki sarana prasarana yang sudah rusak. Antara lain, waterboom, poci tumpah dan anjungan.
Selain itu, pihaknya juga meminta adanya penantaan parkir karena selama ini masih sering dikeluhkan masyarakat. Bahkan, ia mengusulkan agar di PAI diterapkan sistem seperti pintu tol. Petugas mengenakan seragam dan mengarahkan ke tempat parkir tanpa ada pungutan parkir lagi. Sedangkan, bagi pejalan kaki dan sepeda kayuh dibebaskan dari retribusi.
"Dengan sistem seperti pintu tol tidak ada lagi kebocoran restribusi serta menghilangkan kegiatan parkir ilegal," katanya.
Sementara, Kasi Pengembangan Produk dan Usaha Pariwisata, Dinas Pemuda Olah Raga Seni Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Tegal, Sudibyo SE mengatakan, untuk mengatasi banjir pihaknya telah melakukan normalisasi saluran di sekitar objek wisata PAI. Sedangkan, untuk kerusakan waterboom dan poci tumpah karena korosi.
Hal senada disampaikan mantan Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) H Sumito SIP. Menurut Sumito, pengembangan PAI harus terus dilakukan untuk peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Sebab, tempat wisata tersebut memiliki potensi besar untuk dijadikan sebagai tempat tujuan wisata. Oleh karena itu, berbagai kerusakan yang terjadi harus secepatnya diperbaiki dan banjir harus bisa diatasi.
"Bahkan perlu dilakukan penambahan sarana prasarana, sehingga jumlah pengunjung semakin bertambah, seperti pembangunan hotel yang langsung menghadap ke pantai," ujar Sumito.