Senin, 21/01/2013, 07:49:24
Dua Balon Walikota Belum Resmi Melamar Parpol
-Laporan Riyanto Jayeng

Sumito SIP dan H Ahmad Ghautsun S.Sos,MM

PanturaNews (Tegal) - Dua tokoh masyarakat Kota Tegal, Jawa Tengah yang terbilang cukup populis, berniat maju mencalonkan diri dalam bursa pemilihan Walikota Tegal pada Oktober 2013 mendatang. Namun kedua bakal calon (balon) pada Pemilukada Kota Tegal itu, hingga kini belum secara resmi melamar partai politik yang akan digunakan sebagai kendaraan. Kedua tokoh itu adalah Sumito SIP dan H Ahmad Ghautsun S.Sos,MM.

Diketahui, Sumito adalah mantan Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Tegal. Sedangkan Ghautsun yang akrab disapa Jigo, adalah mantan Ketua DPRD Kota Tegal periode 2004-2009 yang sukses mengundurkan diri di tahun 2007.

Pasca pengunduran diri itu, Jigo lebih banyak aktif berbisnis kuliner dengan membuka Rumah Makan di wilayah Curug, Slawi. Sementara Sumito yang sebelumnya dikabarkan tertarik untuk menjadi G 2 (Wakil Walikota) dan berharap digandeng oleh calon incumbent, saat ini berubah pikiran dengan menyatakan siap maju nyalon G1 (Walikota).

Kepada PanturaNews, Sumito mengatakan, tekatnya maju nyalon G1 sudah bulat. Dirinya mengakui sampai saat ini belum melakukan deal-deal dengan partai politik, yang diharapkan dapat mengusung dirinya untuk maju nyalon G1. Namun demikian, dirinya sudah melakukan komunikasi informal dengan Partai Golkar.

“Dalam waktu dekat pasti akan saya realisasikan untuk melamar partai politik. Saat ini pilihan saya jatuh pada Partai Golkar, karena partai ini mempunyai peluang mengusung calon G1,” kata Sumito, Senin 21 Januari 2013.

Dalam waktu yang berbeda, Jigo juga sudah pernah menyampaikan niatnya untuk maju nyalon G1, dan kendaraan politik yang sedang diincarnya untuk mengusung adalah Partai Golkar. Bahkan Jigo bersedia jika untuk menduduki posisi G 2 dipilihkan tokoh dari partai Golkar itu sendiri.

Saat ini, baik Sumito maupun Jigo masih disibukan dengan melakukan lobbying kepada sejumlah partai lain seperti PKB, PAN, PKS dan Demokrat. Dari keduanya belum ada satupun yang benar-benar resmi diusung oleh partai politik apapun.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita