Jumat, 04/01/2013, 07:56:51
Dewi Aryani Minta Janji Bupati Untuk Direalisasikan
Gabung-Takwo Heriyanto & SL Gaharu & Adi Purnomo

Dewi Aryani saat sambutan pada program implementasi Indonesia Digital School di Pendopo Kabupaten Brebes (Foto: Gaharu)

PanturaNews (Brebes) - Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, DR Dewi Aryani, MSi meminta agar janji-janji Bupati Brebes, Jawa Tengah, Hj. Idza Priyanti SE bersama Wakilnya, Narjo yang disampaikan saat kampanye Pemilukada Brebes lalu, untuk direalisasikan kepada masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Dewi Aryani disela-sela sambutan program implementasi "Indonesia Digital School" (Indischool) melalui penandatangan Nota kesepahaman dengan ditandatangani oleh PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (PT Telkom), Dinas Pendidikan Kabupaten Brebes, Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU), dan Forum Corporate Social Responsibility Kesejahteraan Sosial (CSR Kesos) Provinsi Jateng di Pendopo Kabupaten Brebes, Jumat 04 Januari 2013.

Menurut Dewi, janji yang pernah disampaikan saat itu, jangan sampai tidak direalisasikan. "Sebab, kalau hal itu tidak dilakukan berarti Bupati dan Wakilnya tidak amanah terhadap masyarakat," ungkap anggota Komisi VII DPR RI ini.

Pada bagian lain, Dewi Aryani juga meminta agar dalam rangka menciptakan reformasi birokrasi untuk wujudkan Indonesia bersih dan melayani, Bupati dan Wakilnya untuk membuka pintu lebar-lebar kepada masyarakat luas guna menjaring segala bentuk aspirasinya.

"Jangan melihat dari partai yang telah mengusung dan memenangkannya menjadi Bupati dan Wakil Bupati. Jadi, harus bisa melayani seluruh kalangan masyarakat Brebes tanpa menihat dari mana latar belakangnya. Pokoknya semua kalangan masyarakat harus dilayani dengan baik demi kemajuan Kabupaten Brebes yang lebih baik lagi," tuturnya.

Sementara itu, Bupati Brebes Hj. Idza Priyanti SE usai acara tersebut saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya tetap berjanji dan berkomitmen terhadap janji-janji program enam pilar pembangunan, yang disampaikan saat kampanye Pemilukada Brebes lalu. Termasuk dengan gaji pokoknya yang akan diberikan semua kepada masyarakat miskin yang membutuhkannya.

Namun demikian, mengingat banyaknya kegiatan yang harus dilakukan oleh bupati dalam memimpin roda pemerintahan di Kabupaten Brebes, maka penyaluran bantuan yang bersumber dari gaji pokoknya itu tidak harus langsung dilakukan olehnya.

"Mungkin penyaluran gaji pokok saya yang pertama akan kami lakukan berbarengan saat dimulainya kegiatan open house, salah satu dari enam program enam pilar pembangunan yang akan dilaksanakan pada 11 Januari 2013 mendatang di Pendopo Kabupaten Brebes," terang Bupati.

Berbeda dengan Wakil Bupati Brebes, Narjo. Menurutnya, gaji pokok yang telah diterimanya itu sudah diberikan kepada masyarakat yang membutuhkannya. Sebagian besar gaji pokok yang telah diterimanya itu, disalurkan kepada para anak yatim piatu di sejumlah desa yang ada di Kecamatan Kersana, salah satunya di Desa Sutamaja.

"Didesa lain yang ada di Kecamatan Tanjung maupun kecamatan lainnya seperti Kecamatan Songgom dan kecamatan lainnya, juga saya salurkan gaji pokoknya," ungkap Narjo.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita