Aktivis LSM Mas Jaka, Aris Hada
PanturaNews (Brebes) - Wacana bahwa Bupati Brebes, Hj. Idza Priyanti SE mengusulkan jabatan Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes kepada Gubernur Jawa Tengah, terus mendapatan sorotan dari berbagai elemen masyarakat.
Aktivis LSM Mas Jaka, Aris Hada mengatakan pihaknya menghendaki agar jabatan Sekda diusulkan untuk didefinitifkan saja. Sebab, kalau Bupati mengusulkan jabatan Plt Sekda baru lagi, hanya akan membuat tatanan birokrasi di pemerintahannya menjadi amburadul.
"Bupati harus berani menentukan jabatan sekda definitif. Jangan lagi-lagi yang diusulkan Plt Sekda kembali. Saya muak kalau memang Bupati tetap menghendaki jabatan Plt Sekda baru lagi. Sebab, jabatan Plt Sekda selama ini sudah empat kali dilakukan sejak pemerintahan sebelumnya," tegas Hada kepada PanturaNews.Com, Kamis 03 Januari 2013.
Menurutnya, ada tiga figur calon Sekda definitif yang pantas untuk diusulkan oleh Bupati kepada Gubernur Jawa Tengah. Tiga figur yang cocok dan sesuai dengan pangkat golongannya untuk diusulkan menjadi calon Sekda definitif itu diantaranya, Kepala Bappeda Brebes, Ir. Djoko Gunawan MT, Kepala BPMDK Brebes, Emas Toni SH, dan Kepala DPUTR Kabupaten Brebes, Satibi.
"Pejabat lainnya seperti Kepala Inspektorat Brebes, Wisnu Broto SH, Kepala Dishubkominfo Kabupaten Brebes, Sutriyono SH dan Asisten I Setda Pemkab Brebes, Suprapto SH, itu hanya masuk dalam urutan nomor sepatu," ungkapnya.
Meski begitu, kata Hada, bukan berarti beberapa pejabat masuk dalam urutan nomor sepatu itu, tidak pantas untuk dicalonkan dalam bursa Sekda definitif. Namun, hal itu merupakan hak prerogatif bupati untuk mengusulkannya kepada Gubernur Jawa Tengah.
"Daripada Bupati mengusulkan jabatan Plt Sekda lagi, lebih baik Pak Suprapto yang saat ini juga menjabat sebagai Plt untuk dilanjutkan lagi," terangnya.
Karena itu, pihaknya berharap kepada Bupati agar lebih baik menentukan calon Sekda definitif saja, daripada harus mengusulkan kembali jabatan lt Sekda baru. Yang terpenting Bupati harus bisa menimbang dalam memilih calon sekda definitif yang bisa membawa kemajuan birokrasi Pemkab Brebes yang leih baik lagi. Tentunya yang juga bisa membawa kemajuan Pembangunan Kabupaten Brebes disegala bidang.
"Jadi, jangan asal comot. Sebab, itu bisa merongrong kewibawaan pemerintahan di bawah kepemimpinan Idza Priyanti dan Narjo," sambungnya.
Terpisah Sekretaris Komisi I DPRD Kabupaten Brebes, Mustholah mengatakan pihaknya juga mengharapkan kepada Bupati agar lebih baik menentukan calon Sekda definitive, daripada harus kembali mentukan Plt Sekda lagi. "Kalau itu tetap menentukan Plt Sekda lagi, jelas ada apa dibalik itu," katanya.
Menurutnya, banyak calon Sekda yang pantas untuk menduduki di sebuah jabatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) tertinggi tersebut. "Tidak usah saya sebutkan siapa figurnya. Yang penting Bupati harus cerdas dalam memilihnya, demi kemajuan birokrasi pemerintahan Kabupaten Brebes," tandasnya.