Kamis, 27/12/2012, 07:32:56
Tuntutan Ditolak, Warga Blokade Tol Kanci-Pejagan
-Laporan Takwo Heriyanto

Ilustrasi

PanturaNews (Brebes) - Kendaraan dari arah timur (Semarang atau Purwokerto) menuju barat (Jakarta) yang melintas di jalan tol melalui gerbang exit pintu Tol Pejagan, terpaksa harus memutar arah kembali untuk melewati ke arah jalur pantura. Begitu juga dengan kendaraan dari arah barat menuju timur harus memutar arah kembali untuk melewati ke arah jalur pantura dari Cirebon, Jawa Barat.

Hal itu terjadi setelah ratusan warga Kramatsampang, Kecamatan Kersana, Kabupaten Brebes, memblokade jalan Tol Kanci - Pejagan di Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, dengan duduk-duduk dan membakar ban bekas, Kamis 27 Desember 2012 pukul 15.00 WIB.

Informasi yang berhasil dihimpun PanturaNews.Com menyebutkan, massa yang jumlahnya hampir lima ratus orang ini, meblokade jalan Tol Kanci-Pejagan karena tuntutannya yang sejak dua tahun lalu pernah disampaikan kepada pihak Pengelola Tol Kanci-Pejagan, yakni dibuatkan akses jalan berupa pembangunan jembatan yang menghubungkan antara wilayah Kecamatan Tanjung dan Kersana tidak dipenuhi.

"Padahal, sebelumnya pihak Pengelola Tol Kanci-Pejagan berjanji akan membangun jembatan penghunung kedua wilayah kecamatan tersebut. Tapi kenyataannya malah lepas tangan begitu saja," ujar Ahmad (47), salah seorang warga Desa Kramatsampang yang ikut aksi memblokade jalan Tol Kanci-Pejagan.

Menurutnya, aksi blokade jalan Tol Kanci-Pejagan ini akan terus dilakukan, sampai ada keputusan kesanggupan dari pihak pengelola Tol Kanci-Pejagan untuk membangun jembatan sebagai akses warga.

Hingga pukul 16.00 WIB, sebagian massa masih melakukan aksi blokade jalan Tol Kanci-Pejagan, karena tidak ada satupun perwakilan pihak pengelola Tol Kanci-Pejagan yang menemuinya. Sementara, ratusan aparat keamanan dari Polres Brebes dan unsur keamanan lainnya, mengamankan jalannya aksi blokade jalan tol tersebut.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita