Bupati Brebes, Hj. Idza Priyanti SE
PanturaNews (Brebes) - Bupati Brebes, Jawa Tengah, Hj. Idza Priyanti SE menghimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih waspada dan berhati-hati pada musim sekarang, mengingat curah hujan yang cukup deras disertai dengan hembusan angin kencang, yang dapat memicu terjadinya bencana alam, seperti tanah longsor, banjir dan lainnya.
"Untuk itu layak diwaspadai melalui berbagai hal, terutama berperi kehidupan yang ramah terhadap lingkungan," ujar Idza Priyanti kepada PanturaNews.Com, Sabtu 15 Desember 2012.
Kepada jajaranya, Bupati memerintah untuk selalu siaga dan meningkatkan kegiatan dan pengawasan, guna menghindari hal-hal yang tidak dinginkan terjadi. Sementara kepada seluruh warga masyarakat dihimbau untuk meningkatkan intensitas kebersihan lingkungan sekitar.
Terpisah, Ketua Search and Rescue (SAR) Brebes, Ade Dhani R mengatakan, sebanyak enam kecamatan di Kabupaten Brebes, rawan terjadi bencana tanah longsor pada musim hujan. Enam kecamatan rawan longsor tersebut adalah Kecamatan Salem, Tonjong, Sirampog, Bumiayu, Paguyangan, dan Bantarkawung.
"Kita terus melakukan antisipasi dan sosilisasi kepada masyarakat di daerah rawan longsor untuk selalu waspada saat musim hujan," terangnya.
Ade menjelaskan, faktor pemicu terjadinya longsor, antara lain konstruksi tanah dan batuan di daerah tersebut. Tanah di wilayah rawan longsor cenderung labil, jika turun hujan tanah mudah terkikis.
Apalagi musim kemarau, tanah jarang terkena air, sehingga tanah labil, mudah sekali longsor, air cepat sekali masuk rongga-rongga tanah," paparnya.